Suara.com - Pengusaha Nasional Garibaldi Thohir atau Boy Thohir mengharapkan siapapun pihak yang memenangkan pemilihan presiden (Pilpres) tidak boleh jumawa. Selain itu, lanjut dia, bagi yang kalah jangan emosi dan harus mengakui kekalahannya.
"Saya selalu percaya Indonesia kan pemimpinnya semua bijak. Jadi siapapun yang menang, yang terpilih, pertama yang menang tidak boleh sombong, yang kalah juga harus mengakui, fair," ujarnya saat ditemui di TPS 18 Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2024).
Bos Adaro Energy ini juga meminta kepada pemimpin yang terpilih agar seperti Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memenangkan Pilpres pada 2019 lalu. Boy Thohir memandang saat itu Jokowi justru merangkul lawan-lawannya dalam Pilpres dan memasukkannya dalam Kabinet Indonesia Maju.
Baca Juga
Seperti Erick Thohir, Pengusaha Boy Thohir Acungkan Dua Jari Setelah Nyoblos
"Dan harapannya siapapun yang menang kayak model Pak Jokowi lagi lah, merangkul yang kalah ataupun yang belum saatnya. Kita bangun sama-sama. Negara ini terlalu besar kalau kita sendiri-sendiri," ucap dia.
Boy Thohir juga meminta para pengusaha juga harus kompak dengan bersama-sama pemerintah menjadikan Indonesia sebagai negara maju. Sebab, dia menilai ini adalah momentum yang tepat untuk bergerak menyalip negara-negara lain.
"Pengusaha juga harus bersama-sama dengan pemerintah untuk Indonesia yang lebih maju. Sayang momentumnya, benar-benar kalau menurut saya momentumnya 2,3,4,5 tahun ke depan ini. Kalau kita miss, sayang sekali. Sedangkan negara-negara lain pasti akan terus berbenah diri, berlomba-lomba untuk berkompetisi secara internasional," kata dia.'
Sebelumnya, Boy Thohir berharap pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) bisa berlangsung lebih cepat. Hal ini ini penting agar para pengusahan yang lain tidak menunggu atau wait and see untuk melakukan investasi yang berimbas pada perekonomian dalam negeri.
"Kayaknya begitu (wait and see). Kita lihat mungkin satu putaran atau dua putaran. Tapi kalau menurut saya so far so good," imbuh dia.
Baca Juga: Erick Thohir Sesalkan Adanya Black Campaign dari Pihak Asing
Bos Adaro Energy itu juga melihat pilpres ini berlangsung sangat baik dengan tidak adanya gesekan. Menurut Boy Thohir, kondisi ini bisa memberikan persepsi yang baik bagi pengusaha dalam maupun luar negeri.
"Kalau saya lihat kan seperti yang teman-teman lihat semua berjalan sangat baik, bagus. Dan dalam kondisi yang damai, saya banyak ketemu teman-teman lama di sini," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya