- PLN EPI memprediksi kenaikan konsumsi listrik Idul Fitri 2026 dan memastikan stok batu bara PLTU nasional aman terkendali.
- Penetapan alokasi volume batu bara untuk PLTU merupakan kewenangan PLN, PLN IP, dan PLN NP sebagai pengguna pembangkit.
- Ditjen Minerba berwenang menetapkan target dan mengawasi kepatuhan DMO batu bara sesuai peraturan pemerintah berlaku.
Suara.com - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memprediksi terjadi peningkatan konsumsi listrik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Untuk itu, mereka memastikan bahwa pasokan batubara di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) nasional dalam kondisi aman.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, menyatakan keandalan pasokan batubara untuk PLTU merupakan instrumen operasional utama dalam menjaga kestabilan listrik nasional, termasuk saat periode beban puncak pada perayaan Lebaran.
"Keandalan pasokan batubara untuk PLTU merupakan instrumen operasional utama dalam menjaga kestabilan listrik nasional, termasuk saat periode beban puncak seperti perayaan Lebaran," kata Mamit lewat keteranganya yang dikutip pada Kamis (11/2/2026).
Mamit menjelaskan, guna memastikan stok batubara, penetapan volume dan tujuan alokasi batubara untuk PLTU merupakan kewenangan pengguna pembangkit, yakni PLN, PLN Indonesia Power (PLN IP), dan PLN Nusantara Power (PLN NP).
Menurutnya, dengan pembagian kewenangan tersebut menjadi pondasi penting agar tidak ada celah dalam rantai pasok energi, terutama saat permintaan listrik meningkat tajam.
Mamit memaparkan, kebutuhan batubara untuk pembangkit listrik nasional ditetapkan berdasarkan perencanaan operasi masing-masing PLTU yang disusun oleh pemilik atau operator pembangkit.
"Penentuan volume dan tujuan alokasi batubara ditetapkan oleh PLN, PLN IP, dan PLN NP selaku pemilik PLTU pengguna batubara," ujarnya.
Dia menjelaskan, usulan tersebut kemudian oleh Manajemen Pembangkitan Kantor Pusat disampaikan kepada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara untuk penerbitan penugasan dan pengaturan Domestic Market Obligation (DMO).
"PLN EPI tidak mempunyai kewenangan menetapkan kebutuhan batubara untuk kelistrikan nasional,” imbuh Mamit.
Baca Juga: PLN Salurkan Sambung Listrik Gratis untuk 2.533 Keluarga Prasejahtera Lewat Donasi Pegawai
Dia menjelaskan bahwa perhitungan kebutuhan batubara tahunan untuk PLTU PLN dan Independent Power Producer (IPP) didasarkan pada rencana operasional yang disusun oleh masing-masing pemilik atau operator pembangkit.
Dalam mekanisme ini, Ditjen Minerba berwenang menetapkan kebijakan, target, serta mengawasi kepatuhan pemenuhan kewajiban (DMO).
"Penetapan kebijakan, target, dan pengawasan kepatuhan DMO berada pada kewenangan pemerintah. PLN dalam hal ini PLN EPI hanya sebagai penerima alokasi DMO yang ditetapkan oleh Ditjen Minerba,” ujar Mamit.
Mekanis tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2025 tentang perubahan kedua atas PP Nomor 96 Tahun 2021 serta Kepmen ESDM Nomor 399.K/MB.01/MEM.B/2023 terkait pemenuhan kebutuhan batubara dalam negeri.
Berita Terkait
-
Kementerian ESDM Tetap Pangkas Produksi Batu Bara di Tengah Lonjakan Harga
-
Cara Lapor Gangguan Listrik PLN Online dan Offline
-
Purbaya Blak-blakan Insentif Mobil Listrik Bikin Defisit APBN Melebar
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
-
Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Prabowo Patok Target RoA Danantara Di Atas 5 Persen
-
Harga Emas Naik Berturut-turut, di Pegadaian Kian Tak Terbendung
-
Jasindo Hadirkan Asuransi Mudik, Premi Mulai Rp10 Ribu
-
Rosan Ingatkan Jajarannya: Kehadiran Danantara Harus Dirasakan Masyarakat!
-
Ini Alasan Komisi XI Pilih Friderica Widyasari Dewi Menjabat Ketua OJK yang Baru
-
Harga Rumah Nasional Naik Tipis 0,4 Persen, Pasar Properti Dinilai Masih Stabil
-
Purbaya Ungkap Ekonomi Masyarakat Makin Kuat Jelang Lebaran 2026, Ini Buktinya
-
Terima Laporan Satu Tahun Danantara, Prabowo: Semoga Bukan Laporan Palsu!
-
Purbaya Klaim Inflasi Tetap Terkendali Jelang Lebaran, Bantah Ekonomi RI Kepanasan
-
Purbaya Buka-bukaan Ungkap Efek Perang AS vs Iran ke Ekonomi RI