Suara.com - Menurut analis pasar uang Rully Nova, pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang berlangsung lancar dan damai berkontribusi pada peningkatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
"Berpegang pada hasil hitung cepat pilpres yang positif, diperkirakan rupiah dapat menguat hingga mencapai Rp15.400 dalam rentang satu minggu ke depan," ujar Rully kepada ANTARA di Jakarta pada hari Kamis (15/2/2024).
Analis dari Bank Woori Saudara itu menjelaskan bahwa aliran modal asing terus mengalir ke pasar keuangan Indonesia karena Pemilihan Umum berlangsung dengan damai dan diperkirakan hanya akan dilakukan satu putaran, yang memberikan sentimen positif untuk penguatan rupiah.
Pada lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa lalu, dana sebesar Rp24 triliun terserap dengan permintaan lebih dari dua kali lipat, dan masih ada potensi masuknya modal asing ke dalam negeri atau capital inflow sebesar Rp12 triliun lagi hingga akhir bulan ini.
Merujuk pada hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei termasuk dari Charta Politika Indonesia dan Lembaga Survei KedaiKOPI pada Rabu (14/2/2024) menyatakan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul.
Pilpres kali ini diikuti oleh tiga pasangan, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar selaku nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.
Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari sampai 20 Maret 2024.
Namun menurut Rully, penguatan rupiah akan dibatasi oleh faktor eksternal seperti sentimen terkait arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS) atau Fed Funds Rate (FFR) ke depan.
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi naik 22 poin atau 0,14 persen menjadi Rp15.582 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.604 per dolar AS.
Baca Juga: Sumpah Kim Jong Un hingga Pembatalan Undang-undang Kerjasama Korut dengan Korsel
Berita Terkait
-
Aksi Pemilu Damai 2024 di Bundaran HI, Bunga Mawar Dibagikan
-
Wabendum BPD Hipmi Jabar Muhammad Reza Alkhawarismi Fokus Terhadap Masalah Ekonomi dan Generasi Muda
-
Klinik Terapi Sel dari Jerman Bakal Buka di Bali, Ini Deretan Manfaatnya
-
Urgensi Manajemen Keuangan dalam Buku 'Mendadak Hemat Saat Kepepet'
-
Sumpah Kim Jong Un hingga Pembatalan Undang-undang Kerjasama Korut dengan Korsel
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Manfaatkan CNG, PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Arus Mudik
-
IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket
-
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
-
Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka
-
Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran
-
Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik
-
Pangkas Anggaran Besar-Besaran, Pemerintah Tetap Salurkan Bansos ke 22 Juta Keluarga
-
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Ini Daftar Terbarunya
-
Emas Antam Tiba-tiba Mahal Lagi, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram