Suara.com - Rencana pemerintah untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan tujuan mitigasi risiko pangan senilai Rp600 ribu yang sebelumnya dijadwalkan pada Februari resmi ditunda. Alasan BLT ditunda karena harga kebutuhan pokok naik jelang Ramadhan dan Idul Fitri.
"Harga pangan memang relatif naik makanya kita sudah melihat itu, makanya kita siapkan BLT tadi," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dikutip Suara.com pada Kamis (22/2/2024).
Sementara, nantinya BLT akan dicairkan pada bulan Maret 2024, saat memasuki bulan puasa Ramadan 1445 Hijriah.
"BLT nanti akan kita realisasikan untuk Ramadan," ujarnya usai Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2024.
Nantinya, penyaluran BLT akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia sebagai mitra. Airlangga menjelaskan bahwa melalui PT Pos akan lebih efisien secara biaya daripada melalui perbankan.
"Pertama lebih murah. Jadi kalau cost lewat PT Pos sebarkan itu ongkosnya Rp30 ribu, kalau melalui perbankan Rp60 ribu," ungkap dia.
Program BLT Mitigasi Risiko Pangan direncanakan untuk periode Januari-Maret 2024 dengan nilai bantuan Rp200 ribu per bulan.
Namun, penyalurannya dijadwalkan secara keseluruhan pada bulan Februari 2024 dengan total Rp600 ribu. Anggaran sebesar Rp11,25 triliun telah dialokasikan melalui pagu anggaran bansos di Kementerian Sosial untuk program ini, yang berbeda dengan BLT dan bansos beras El-Nino yang ditujukan untuk 22 juta KPM.
Keputusan ini menandai upaya pemerintah dalam mengatasi dampak ekonomi dan sosial yang timbul akibat kenaikan harga pangan, khususnya menjelang bulan puasa Ramadan, serta untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Berita Terkait
-
Bansos Beras Jokowi Sampai Juni 2024, Berlanjutkah Hingga Oktober?
-
Harga Beras Kian Mencekik, Perut Orang RI Banyak yang Kelaparan
-
Fantastis! Harga Beras 10 Kg di Daerah Ini Setara 40 Gram Perak Antam
-
Habis Pemilu Beras Premium Mendadak Langka, Benarkah Untuk Bansos? Begini Kata Mendag Zulhas
-
Bagikan Beras di Tangerang Selatan, Presiden Jokowi: Bantuan Pangan Bulog Jadi Solusi Hadapi Kenaikan Harga
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran
-
Cek Aktivasi Rekening PIP 2026 Agar Dana Bantuan Tidak Hangus
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional