Suara.com - Amerika Serikat jadi salah satu negara yang terus mengamati dinamika pemilu 2024 Indonesia. Jubir Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby bahkan mengungkapkan, negaranya sudah mengirimkan pesan kepada capres sekaligus Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto.
"Kami menyadari bahwa Menteri Subianto memiliki keunggulan yang signifikan," ujar Kirby dalam keterangan resminya pada Selasa (5/3/2024) lalu.
Ia lantas menyinggung perihal hubungan baik yang terjalin antara Indonesia dengan AS ketika Prabowo Subianto menjabat Menhan.
Selain itu, Kriby juga menyebut, Presiden Joe Biden mengharapkan keterlibatan pemerintahan baru Indonesia dengan Amerika Serikat. "Dan untuk memperkuat kerja sama kita dalam kerangka kemitraan strategis," katanya dengan tegas, seperti yang dilaporkan oleh situs resmi Gedung Putih.
Namun demikian, Kirby tidak menjelaskan alasan khusus kenapa hingga kini AS belum memberikan ucapan kepada Prabowo Subianto selain karena penghitungan suara yang masih berjalan.
Pada kesempatan tersebut, Kirby juga ditanya tentang reputasi Prabowo yang diduga memiliki catatan negatif terkait hak asasi manusia.
"Kami selalu memiliki keprihatinan yang serius terhadap perlunya menghormati hak asasi manusia, hak-hak sipil, dan prinsip-prinsip demokrasi," katanya.
Kirby menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat tidak akan ragu untuk menyatakan kekhawatiran mereka terhadap dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang melibatkan Prabowo.
Indonesia telah melaksanakan pemilihan umum pada tanggal 14 Februari. Berdasarkan perhitungan cepat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan sejumlah lembaga survei, pasangan Prabowo dan Gibran Rakabuming unggul dengan perolehan suara sekitar 57-58 persen.
Baca Juga: Ipang Wahid Ungkap Sosok Sakti yang Bisa Bebas Mendekat Presiden Jokowi
Saat ini, KPU masih melakukan penghitungan secara bertahap. Mereka dijadwalkan akan mengumumkan hasil resmi pemilihan umum paling lambat pada tanggal 20 Maret.
Berita Terkait
-
Bukan Lagu, Ini Doa yang Seharusnya Diucapkan Kepada Orang yang Sakaratul Maut
-
Makna dan Sejarah Mars Siliwangi, Dinyanyikan Prabowo Subianto ke Solihin GP Sebelum Meninggal
-
Viral Prabowo Subianto Bernyanyi di Depan Solihin GP Sebelum Meninggal, Ini 4 Adab Hadapi Orang Sakaratul Maut
-
Penggemar Patah Hati, Sosok Ini Diduga Jadi Pacar Asli Mayor Teddy
-
Ipang Wahid Ungkap Sosok Sakti yang Bisa Bebas Mendekat Presiden Jokowi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK, Ini Panduannya agar Pengajuan Pinjaman Disetujui
-
BI Buka Suara Menkeu Purbaya Mau Turun Tangan Stabilkan Rupiah
-
Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia
-
Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global
-
6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia
-
Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi
-
Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan
-
Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS
-
Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta
-
BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali