3. Buat anggaran
Untuk memulai bisnis bagi pemula tentunya kamu memerlukan catatan keuangan. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk menetapkan anggaran terlebih dahulu sebelum mulai membuat rencana bisnis yang komprehensif tentang proses proyek.
Proses penganggaran ini penting agar kamu dapat memulai bisnis dengan sukses dan tidak melebihi anggaran atau modal. Buat anggaran berdasarkan kebutuhan bisnis, jangan terlalu cepat menyelesaikan semua aspek bisnis. Jika Anda tidak berhemat dan memiliki anggaran yang baik, mungkin akan mengalami kerugian.
4. Siapkan modal
Setelah memiliki anggaran, saatnya menyiapkan modal. Saat kamu mengikuti langkah-langkah memulai bisnis ini, pastikan terlebih dahulu bahwa kamu memiliki uang untuk mendanai bisnis kamu. Modal bisa kamu dapatkan dari tabungan yang kamu miliki.
Jangan pernah menunda memulai bisnis. Jika dirasa modal kamu belum cukup maka kamu bisa mengajukan pinjaman kepada keluarga atau saudara. Namun jika tidak mendapatkan kamu bisa mencoba mengajukan pinjaman pada bank digital.
Sekarang ini banyak perusahaan fintech yang bisa memberikan pinjaman dengan proses yang cepat, seperti Tunaiku pinjaman online OJK yang akan memberikan kamu rasa aman, karena Tunaiku telah terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Namun kamu juga harus mempertimbangkan berapa cicilan yang harus dibayarkan tiap bulannya, maka dalam penghitungan anggaran, catatan pengembalian cicilan ini harus dicantumkan, sehingga semuanya terencana dengan baik.
5. Memutuskan kapan memulai bisnis
Baca Juga: Terkenal Tajir Melintir, Begini Trik Helena Lim Tidak Ribut Dengan Teman Saat Cari Cuan
Langkah selanjutnya adalah memutuskan kapan memulai bisnis tersebut. Waktu tidak ditentukan secara asal-asalan, karena memulai bisnis bukanlah sebuah permainan. Jangan terburu-buru, karena memulai bisnis memerlukan perhitungan yang matang, jika melakukan kesalahan sedikit saja bisa menimbulkan kerugian.
Misalnya menjelang bulan suci Ramadhan, aktivitas yang paling baik adalah berjualan baju muslim dan kue lebaran. Dengan contoh ini, kamu bisa mendapatkan gambaran jelas mengenai waktu yang tepat untuk memulai bisnis. Jadi pilihlah waktu yang tepat.
6. Pastikan produk atau layanan bisnis berbeda
Langkah yang harus kamu lakukan untuk membangun bisnis adalah mengamati persaingan. Sebab, dalam dunia bisnis terdapat persaingan ketika kamu memulai bisnis. Kamu harus menentukan jenis produk atau jasa bisnis yang berbeda. Tujuannya adalah untuk mendapatkan keunggulan kompetitif bisnis.
Apalagi saat ini persaingan semakin ketat, produk atau jasa apa pun yang dijual harus lebih baik dan menarik hati konsumen. Selain itu, dengan mengidentifikasi keunikan produk atau jasa bisnis kamu, konsumen akan lebih mengingat produk kamu dibandingkan produk branded lainnya.
7. Buat rencana promosi yang tepat untuk produk atau layanan
Berita Terkait
-
Resmi Luncurkan Kopi Sang Gladiator, Vicky Prasetyo Ungkap Manfaatnya
-
Gabung Komunitas untuk Mengembangkan Bisnis Kuliner, Ini Sederet Manfaatnya
-
Jakarta Bisa Jadi Kota Bisnis Kelas Dunia Saingi New York, Kurangnya Cuma Ini
-
Permudah Kepemilikan Hunian, Bank Mandiri Teken Kerjasama dengan APERSI
-
Syahrini Punya Usaha Apa? Koleksi Barang Mewahnya Bikin Netizen Terheran-heran
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan