Suara.com - Muncul pada acara peresmian Bandara Singkawang, sosok Sugianto Kusuma kembali menarik perhatian publik. Profil Sugianto Kusuma atau Aguan ini kembali digali oleh masyarakat, karena sering sekali terlihat di berbagai proyek besar di Indonesia.
Untuk para pebisnis, mungkin Aguan tidak lagi jadi nama yang asing. Dikenal sebagai pebisnis ulung dan menjadi pemilih salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia, ia memang sering tampak dalam berbagai acara besar peresmian dan turut dalam proses pembangunan.
Sekilas Profil Sugianto Kusuma
Lahir di Palembang, pada 9 Januari 1951, Aguan menjalani masa mudanya di salah satu sekolah menengah Tionghoa bernama Jugang Zhongxue yang terkenal di Indonesia pada masa tersebut. Setelah lulus, ia kemudian memulai perjalanan bisnisnya dengan menjalin kerjasama dengan pemborong bangunan.
Jika Anda tak asing dengan Agung Sedayu Group, maka sosok inilah yang merintis perusahaan tersebut pada tahun 1971 lalu. Pada awal pengembangannya, Agung Sedayu Group ramai diperbincangkan dari mulut ke mulut atas berbagi capaian dan prestasinya di ranah bisnis.
Pengembangan yang mungkin paling ikonik adalah membangun Harco Mangga Dua, yang menjadi salah satu mal elektronik terintegrasi pertama di Indonesia. Ia terus melanjutkan bisnisnya di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, hingga Bekasi.
Selain menjadi pendiri dari Agung Sedayu Group, sosok berusia 73 tahun ini juga pernah menjabat posisi penting di berbagai perusahaan. Mulai dari Wakil Komisaris Utama PT Bank Artha Graha (1990-1999), kemudian bagian dari PT Bank Inter-Pacific Tbk (medio 2004), dan sebagainya.
Agung Sedayu Group juga terus melakukan ekspansi dengan menjadi salah satu nama besar pada pengembangan Ibu Kota Nusantara yang ada di Kalimantan, dan baru-baru ini turut berpartisipasi dalam pengembangan Bandara Singkawang.
Sugianto Kusuma juga merupakan pimpinan konsorsium investor dalam negeri di kawasan IKN, dengan nilai investasi total mencapai Rp40 triliun dalam rangka mengembangkan pusat ekonomi baru di wilayah Kalimantan.
Baca Juga: Profil Agung Sedayu Group: Investor IKN yang Disebut Gibran, Siapa Pemiliknya?
Ucapan Terimakasih Presiden Joko Widodo
Pada peresmian Bandara Singkawang, namanya disebut oleh Presiden Joko Widodo dalam ucapan terimakasih atas peran besarnya di pembangunan fasilitas tersebut. Dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha yang total anggarannya adalah Rp427 miliar, bandara ini akhirnya secara resmi dibuka pada Rabu, 20 Maret 2024 lalu.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Kala Jokowi Ucap Terima Kasih ke Crazy Rich PIK Usai Resmikan Bandara Singkawang
-
Spesifikasi Bandara Singkawang yang Dibangun Patungan Pemerintah dan Pengusaha Aguan Cs
-
Sosok Aguan dan Prajogo Pangestu, Konglomerat Sumbang Rp 155 Miliar untuk Bandara Singkawang
-
Agung Sedayu Milik Siapa? Perusaahan Properti Investor IKN Disebut Gibran dalam Debat Cawapres 2024
-
Profil Agung Sedayu Group: Investor IKN yang Disebut Gibran, Siapa Pemiliknya?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI