Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan eksistensinya dengan mendulang prestasi yakni termasuk dalam Brand Finance Global 500 2024.
Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Brand Finance Global 500 merupakan sebuah bukti bahwa BRI telah mendapat pengakuan secara global, khusus ya setelah masuk dalam bisnis ultramikro.
"Ini artinya jalan yang diambil dari BRI dan holding Ultramikro adalah langkah yang tepat sehingga mereka masuk dalam radar Brand Finance Global," katanya, pada awal pekan ini.
Sebagai informasi, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjadi satu-satunya perusahaan asal Indonesia yang berhasil masuk ke dalam Brand Finance Global 500 2024 dan menempati peringkat ke 446 dunia.
Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan apresiasi dan kebanggaan atas prestasi yang diraih oleh perusahaan yang dipimpinnya. Pencapaian ini menjadi prestasi tersendiri bagi perseroan karena pertama kalinya masuk dalam daftar tersebut.
Dalam publikasinya, Chairman & CEO Brand Finance David Haigh mengungkapkan hasil riset Brand Finance 500 2024 lebih komprehensif dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai informasi, Brand Finance Global 500 merupakan laporan tahunan yang dibuat oleh Brand Finance dengan penilaian pada dua faktor utama, yakni kinerja keuangan dan kekuatan merek dari sebuah perusahaan. Untuk tahun ini Brand Finance telah melakukan riset kepada 5.000 merek di 30 negara.
Dalam daftar "the world’s top 500 most valuable & strongest global brands" tersebut, Apple kokoh menjadi nomor pertama mengungguli raksasa teknologi lainnya seperti Samsung, Amazon, Google, dan Microsoft.
Diwartakan sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bangga dengan masuknya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam Brand Finance Global 500 2024 menjadi motivasi bagi BUMN perbankan lainnya untuk mencapai prestasi yang sama.
Baca Juga: Thomas Doll Beberkan Penyebab Kekalahan Persija Jakarta dari Bali United
Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Kementerian BUMN bangga dengan capaian yang diraih oleh BRI, terlebih dengan langkah strategis untuk menjadi holding BUMN Ultramikro.
"Mudah-mudahan perbankan lainnya bisa masuk. Dengan semua spesifikasi dan spesialisasi, ini bisa menjadi langkah besar bagi BUMN perbankan lain untuk mengejar BRI," ujar Arya.
Berita Terkait
-
BRI Manfaatkan AI untuk Layanan Bank Digital yang Lebih Dekat dengan Masyarakat
-
Yuk, Nabung di BRI Biar Dapat Sneaker Premium di Hari Terakhir USS Yard Sale
-
Arema FC Atur Ulang Program Tim Pascapenundaan BRI Liga 1
-
Kecerdasan Buatan Jadi Strategi BRI Humanisasi Layanan Perbankan Digital
-
Thomas Doll Beberkan Penyebab Kekalahan Persija Jakarta dari Bali United
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel
-
Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan
-
Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia
-
IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?
-
Dolar AS Ambruk, Rupiah Ditutup Perkasa di Level Rp16.754 Sore Ini
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG
-
Prabowo Sebut Tanaman Ajaib, Sawit Kini Berubah Arti Jadi 'Pohon' di KBBI
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Hashim: 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Sepihak Satgas PKH Bisa Ajukan Keberatan