Suara.com - Antusiasme investasi reksa dana di kalangan anak muda baik generasi Milenial maupun Gen Z kian tinggi dibandingkan kalangan lain.
Data KSEI per September 2023 menunjukkan investor pasar modal di Indonesia didominasi oleh Generasi Z dan Milenial dengan usia 30 tahun ke bawah dan 31—40 tahun dengan jumlah mencapai lebih dari 80%.
Chief Investment Officer Insight Investments Camar Remoa melihat fenomena ini sejalan dengan adanya tren pengelolaan aset saat ini, salah satunya yakni terkait integrasi kepedulian terhadap Environmental, Social and Governance (ESG) dan keberlanjutan.
“Antusiasme investasi reksa dana di kalangan Generasi Z dan Milenial kian meningkat. Bersamaan pula dengan tren integrasi ESG dan keberlanjutan yang nampak terus mendominasi, membuat kami meyakini bahwa produk reksa dana berbasis ESG dalam tahun-tahun mendatang akan tetap menjadi salah satu produk favorit bagi para investor, terutama generasi muda,” jelas Camar dikutip Senin (1/4/2024).
Menjawab tren ini, Camar menyampaikan bahwa Insight Investments juga memiliki produk reksa dana unggulan yang memiliki kontribusi terhadap lingkungan, khususnya Energi Baru Terbarukan (EBT), yakni Insight Renewable Energy Fund.
Dengan memilih produk ini, investor secara tidak langsung turut berkontribusi terhadap berbagai kegiatan pengembangan Energi Baru Terbarukan di Indonesia.
Asal tahu saja baru-baru ini PT Insight Investments Management (Insight Investments) kembali mendapatkan apresiasi atas kinerja beberapa produk reksa dana kelolaannya dalam ajang Best Mutual Fund Awards 2024.
Direktur Insight Investments Ria M. Warganda menyampaikan ucapan terima kasihnya atas apresiasinya.
“Produk Reksa Dana Pasar Uang Insight Money mendapatkan 2 penghargaan, Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap Insight Renewable Energy Fund 3 penghargaan, Produk Reksa Dana Campuran Insight Plan dan Insight Tunas Bangsa masing-masing 1 penghargaan. Tujuh penghargaan ini kami dedikasikan kepada para investor yang telah setia mempercayakan investasinya kepada Insight Investments selama ini,” ungkap Ria.
Baca Juga: Ogah-ogahan Investasi di RI, Penjualan Tesla Diprediksi Anjlok
“Tidak lupa, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Infovesta Utama dan Investortrust.id atas apresiasinya. Dengan adanya penghargaan ini tentu saja akan lebih membantu investor dalam memilih produk investasi yang terbukti memiliki kinerja yang unggul,” lanjutnya.
Adapun pemeringkatan reksa dana Best Mutual Fund Awards 2024 dilakukan berdasarkan beberapa kriteria penilaian. Untuk kategori jenis reksa dana Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran, dan Saham, terdapat 4 bobot penilaian di antaranya Annual Growth Rate, Risk Adjusted Return, Modified Sharpe Ratio, Downside Risk, dan UP Growth. Sementara untuk kategori ETF dan Indeks dinilai dari bobot Tracking Error dan UP Growth.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton
-
DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya
-
PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara
-
GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya
-
Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang
-
BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank
-
Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN