Suara.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menutup Kuartal I 2024 degan perolehan penjualan positif sejalan kenaikan pasar otomotif nasional.
Dikutip dari data Gaikindo atau Gabungan Industri Kendaraan Bermotor, penjualan ritel otomotif di Indonesia pada Maret 2024 diperkirakan mencapai sekitar 82 ribu unit, atau naik 16,7 persen dibandingkan Februari 2024 sekitar 70 ribu unit.
Sementara dalam periode yang sama, Maret 2024 penjualan ritel Daihatsu mencapai 17.352 unit, atau naik sekitar 17,1 persen dibandingkan Februari 2024, sebanyak 14.819 unit.
Dari pencapaian ini, kontribusi penjualan ritel Daihatsu terhadap market share ritel otomotif nasional mencapai 21,1 persen.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap Daihatsu, sehingga Daihatsu dapat menutup Kuartal I tahun 2024 dengan perolehan positif dan kenaikan penjualan bulanan sebesar 17,1 persen," papar Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation, sebagaimana dikutip Suara.com dari rilis resmi Daihatsu.
"Semoga pencapaian ini dapat terus memotivasi kami untuk memberikan beragam penawaran dan layanan terbaik kepada konsumen, serta berharap pasar otomotif 2024 dapat tetap bertumbuh," tandasnya.
Secara volume dan kontribusi model penjualan Daihatsu pada Maret 2024 juga mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya, dan didominasi tiga model. Yaitu:
- Astra Daihatsu Sigra sebanyak 5.804 unit, atau naik sebesar 22,2 persen
- Astra Daihatsu Gran Max PU (Pick Up) sebanyak 3.995 unit (naik 21,2 persen)
- Astra Daihatsu Terios dengan perolehan 2.185 unit (naik 17,6 persen).
Kenaikan penjualan ritel Daihatsu ini didukung animo positif dari pelanggan terhadap berbagai program yang disediakan seperti:
- Program DAIFIT (Daihatsu Idul Fitri) yang masih berlangsung hingga 30 April 2024 dengan undian berhadiah sembilan Paket Umroh
- Kemudahan trade-in atau tukar-tambah model produksi Daihatsu
- Kemudahan pembelian mobil baru Daihatsu secara kredit dari perusahaan leasing sesuai dengan kebutuhan
- Momentum menjelang mudik libur Lebaran.
Baca Juga: Candi Jateng-Yogyakarta Searah Tol, Diprediksi Banjir Ratusan Ribu Wisatawan Libur Lebaran
Berita Terkait
-
6 Mobil Pintu Geser Tahun Muda Hemat: Praktis, Kabin Lega, dan Ramah Kantong
-
Naksir Gran Max Bekas untuk Jadi Mobil Keluarga? Intip Dulu Kelemahannya
-
Menperin Beri Bocoran Insentif Otomotif 2026, Tak Mau Bikin Negara 'Cekak'
-
Tiba di Arab Saudi, Penyidik KPK Bersiap Usut Dugaan 'Permainan' Kuota Haji di Tanah Suci
-
Daihatsu Stabil di Urutan 2 Pasar Mobil Indonesia, Dominan di Pasar Commercial Low dan LCGC
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
Terkini
-
Kemenperin Gandeng ADB Bangun Ekosistem Semikonduktor Nasional, Fokus SDM dan Desain Chip
-
MSCI 'Sentil' BEI, Purbaya: Sudah Saya Ingatkan soal Saham Gorengan
-
Purbaya Tetap Pede IHSG 'To The Moon' 10.000 Meski Ada Trading Halt 2 Hari Berturut-turut
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN
-
Tambang Emas Martabe Diserahkan ke Perminas? Ini Penjelasan Bahlil
-
Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak
-
IHSG Trading Halt Lagi, BEI Bekukan Sementara Pasar Modal
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun, Cabai hingga Bawang Merah Terkoreksi Jelang Akhir Januari 2026
-
Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788