Suara.com - Selain aktivitas pulang kampung, sungkeman, berkumpul dengan keluarga besar dan santap bersama, berwisata atau pelesir termasuk kegiatan khas Mudik Lebaran.
Baik sebagai side trip sepanjang perjalanan mudik, mau pun dilakukan setelah mencapai kota tujuan, kegiatan wisata atau travelling menjadi keseruan tersendiri.
Untuk kawasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, wisata budaya berupa kunjungan ke berbagai kompleks percandian menjadi salah satu titik kunjungan yang favorit sampai kini.
Dikutip dari kantor berita Antara, Febrina Intan, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (TWC) atau Injourney Destination Management (IDM) di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (5/4/2024) menyatakan prediksi jumlah pengunjung.
Untuk masa libur Lebaran 2024, IDM memprediksi jumlah kunjungan sebanyak 244 ribu wisatawan di seluruh destinasi Candi Borobudur, Prambanan, Keraton Ratu Boko, dan Teater Pentas Ramayana.
"Angka ini naik sebesar 37 persen dari 2023. Sementara untuk Masa Ramai Libur Lebaran 2024 ditetapkan selama 10 hari, mulai 8-17 April 2024. Puncak kunjungan wisatawan diprediksi terjadi di 11 sampai 14 April 2024," jelas Febrina Intan.
Candi Prambanan diprediksi menjadi destinasi paling banyak dikunjungi wisatawan, sekitar 134 ribu kunjungan selama libur Lebaran 2024.
"Hal ini disebabkan posisi destinasi yang searah dengan pintu Tol Solo-Yogyakarta ruas Tol Kartasura Sukoharjo-Ngawen Klaten yang telah dibuka secara fungsional untuk perjalanan mudik dan balik Lebaran 2024 dan memudahkan wisatawan untuk mengakses destinasi cagar budaya ini," tambahnya.
"Kami memastikan kesiapan layanan yang prima dengan penambahan personel operasional dan petugas layanan dengan mengedepankan faktor keamanan dan kenyamanan wisatawan," ujar Febrina Intan.
Baca Juga: Hanya 4% Pekerja yang Ajukan Cuti Libur Panjang Lebaran
Upaya ini dilakukan berupa peningkatan sejumlah sarana di lapangan, serta bersinergi dengan stakeholder dalam menghadirkan pengalaman personal nan mendalam.
"Kami menyambut optimis Masa Ramai Libur Lebaran 2024 dan berkomitmen menampilkan destinasi wisata yang representatif, inklusif, dan atraktif bagi masyarakat Indonesia. Melalui kehadiran Kelana Cerita Tanah Jawa, IDM mengajak wisatawan untuk menyelami khazanah budaya Jawa dan Nusantara," tutur Febrina Intan.
Berbagai persiapan telah dilakukan, baik internal maupun eksternal. Persiapan sarana prasarana telah dilakukan secara ekstensif, termasuk kesiapan unsur-unsur keselamatan, kenyamanan dan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang proporsional untuk menghadirkan pelayanan prima di destinasi IDM.
"Kami berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk bekerja sama menghadirkan pelayanan prima bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke seluruh destinasi di antaranya Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Polda Jawa Tengah, Kodim 0732 Sleman, Kodim 0705 Magelang, Jawa Tengah, serta dinas perhubungan setempat," ujar Febrina Intan.
Selain itu, IDM juga bekerja sama dengan Rumah Sakit (RS) terdekat dari destinasi untuk menghadirkan tenaga medis serta ambulans yang proporsional di tiap destinasi.
"Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke destinasi," tutupnya.
Berita Terkait
-
Jadwal WFA Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026: Tidak Potong Cuti Tahunan dan Upah Harus Utuh
-
ASN Siap-siap! Pemerintah Resmi Berlakukan Sistem WFA Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026
-
Kapan Libur Lebaran Anak Sekolah 2026? Ini Jadwal Lengkapnya
-
Libur Lebaran Anak Sekolah 2026 Mulai Kapan? Cek Perkiraan Lengkapnya
-
BMKG Gandeng Teknologi AI untuk Prediksi Hujan, Akurasi Diklaim Makin Tinggi
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jemaah Haji RI Tinggal Jalan Kaki, Danantara Beli Tanah Dekat Masjidil Haram
-
Harga Emas Naik Drastis Hari Ini, Kompak Meroket di Pegadaian
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah