Suara.com - Penerbangan perdana maskapai TransNusa rute Ambon-Sorong sukses dilaksanakan. Menggunakan pesawat bertipe Comac ARJ21-700, nomor penerbangan 8B-291 dan 8B-292.
Penerbangan perdana 8B-291 yang membawa 96 penumpang berlangsung lancar, menandai dimulainya layanan reguler antara Ambon dan Sorong.
Dikutip dari kantor berita Antara, rute baru Ambon-Sorong dari PT Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara Pattimura-Ambon dan Maskapai TransNusa ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Setelah membuka rute Ambon-Manado mulai 18 April 2024, dibuka rute baru Ambon-Sorong melalui perjalanan langsung tanpa transit dari Kota Ambon menuju Sorong dan sebaliknya.
"Puji syukur penerbangan perdana rute Ambon-Sorong mendapat banyak perhatian dan antusias dari masyarakat. Harapan kami peningkatan trafik di Bandar Udara Pattimura Ambon juga bisa semakin bertambah ke depannya," ungkap Shively Sanssouci, General Manager Bandara Pattimura Ambon, di Ambon, Maluku, Kamis (18/4/2024).
"Penyambutan penumpang perdana dilakukan dengan menyuguhkan hidangan makanan dan kain khas Maluku kepada perwakilan penumpang dan kru pesawat sesaat setelah tiba di Bandar Udara Pattimura Ambon," lanjutnya.
Shively Sanssouci menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan konektivitas Kota Ambon dengan kota lainnya, untuk meningkatkan pengembangan pariwisata di Provinsi Maluku khususnya di Kota Ambon.
Melalui kerja sama yang terjalin, dan penambahan rute dan penerbangan yang baru ini, Bandar Udara Pattimura Ambon berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman yang tak terlupakan dan meningkatkan layanan di Bandar Udara Pattimura Ambon.
"Rute baru Ambon-Sorong diharapkan akan memperkaya konektivitas udara dan mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah ini," tambah Shively Sanssouci.
Baca Juga: Libur Lebaran 2024: Okupansi Hotel Wisatawan di Yogyakarta Tembus 90 Persen
Jadwal penerbangan Ambon-Sorong (PP) dari Bandara Domine Eduard Osok-Sorong (SOQ) pukul 09.00 WIT, tiba di Bandar Udara Pattimura Ambon (AMQ) pukul 10.00 WIT, kembali lagi ke Sorong pukul 10.25 WIT, tiba pukul 11.25 WIT.
Agar para penumpang nyaman, tiket rute Ambon-Sorong bisa dipesan melalui Aplikasi Online Travel Agent (OTA) dan situs resmi TransNusa di transnusa.co.id.
Berita Terkait
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026
-
Disokong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Bangkit ke Level 7.000 Lagi
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Q1 2026, Pemerintah Klaim Lebih Tinggi dari China-AS
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026