Suara.com - Hannover Messe 2024 mengusung tema "Energizing A Sustainable Industry" dengan melibatkan berbagai perusahaan di bidang teknik mesin, industri listrik dan digital, hingga industri energi. Dihadiri lebih dari 4.000 peserta pameran dari 60 negara.
Dikutip dari kantor berita Antara, acara pembukaan Hannover Messe 2024 berlangsung di Hannover Congress Centrum, pada Minggu (21/4/2024). Kanselir Jerman Olaf Scholz meresmikan diserta penekanan pentingnya transisi energi.
"Era bahan bakar fosil akan segera berakhir. Artinya proses industri juga harus mengalami perubahan," tandas Olaf Scholz.
Kemudian pada hari pertama pameran ini, Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan keikutsertaan Paviliun Indonesia dalam Hannover Messe 2024.
"Indonesia memiliki komitmen kuat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mewujudkan tonggak sejarah yang signifikan. Pada 2025, 23 persen energi akan berasal dari sumber energi baru terbarukan," jelas Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) ikut berpartisipasi dalam acara yang berlangsung pada 22 - 25 April 2024 tadi.
"IKN memiliki konsep sebagai Smart Sustainable Forest City di mana kita akan membangun kota dengan menerapkan teknologi berbasis ramah lingkungan. Oleh karena itu Hannover Messe yang tahun ini mengangkat tema transisi energi adalah momen yang tepat bagi kami memaksimalkan peluang kerja sama dengan investor yang dapat mendukung konsep IKN," sambut Achmad Jaka Santos Adiwijaya, Sekretaris Otorita IKN.
Hannover Messe 2024 yang memiliki slogan industri berkelanjutan ini menjadi ajang yang tepat bagi Otorita IKN untuk berinteraksi dengan investor yang mengedepankan pembangunan berkelanjutan.
OIKN pasang target tentang penjajakan investor potensial baru dalam gelaran Hannover Messe yang dilangsungkan di Kota Hannover, Jerman.
Baca Juga: Bisnis UMKM Anak Muda di Pemkab Banyuwangi Jadi Percontohan Nasional
Achmad Jaka Santos Adiwijaya mengatakan bahwa tak hanya memamerkan progres pembangunan dan investasi di IKN saat ini, Otorita IKN juga menargetkan penjajakan investor potensial baru.
Itulah langkah lanjutan dari partisipasi Otorita IKN dalam Hannover Messe tahun sebelumnya.
"Ini adalah kali kedua IKN berpartisipasi dalam Hannover Messe. Selain untuk menindaklanjuti pertemuan dengan beberapa investor potensial dari Hannover Messe tahun lalu, kali ini kami juga akan menjajaki potensi kerja sama dengan sejumlah investor terkait teknologi yang tepat di bidang transportasi dan lingkungan," pungkas Achmad Jaka Santos Adiwijaya.
Berita Terkait
-
Operasi Plastik Digital: Bagaimana AI dan Citra 'Gemoy' Kini Juga Merambah Asia Tenggara
-
Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah
-
Segini Penurunan Harga Mitsubishi Xpander Cross 2024 vs Baru: Makin Terjangkau, Selisih Berapa?
-
Dituding Pelakor, Jeni Rahmadial Finalis Puteri Indonesia Dilabrak Istri Sah di Tempat Umum
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar
-
ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit
-
ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana
-
Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana
-
Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini
-
Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker
-
Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja
-
Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja
-
Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa