Suara.com - Musim libur panjang dan libur bersama Hari Kenaikan Yesus Kristus 2024 (8-12/5/2024), PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi atau Daop 6 Yogyakarta meraup perolehan tinggi.
Dikutip dari kantor berita Antara, secara keseluruhan volume penumpang naik dan turun di Daop 6 Yogyakarta mencapai 182.465 penumpang kereta api (KA). Angka ini meningkat 2,8 persen dari periode yang sama minggu sebelumnya, dengan perolehan 177.409 penumpang KA.
"Permintaan yang tinggi ini membuktikan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi andalan bagi masyarakat untuk bepergian di jarak jauh pada masa libur panjang," jelas Krisbiyantoro, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta di Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/5/2024).
Ia menambahkan bahwa okupansi KA keberangkatan awal Daop 6 Yogyakarta terjual sebanyak 70.600 tiket.
Kemudian untuk realisasi penjualan tiket KA untuk penumpang yang melakukan perjalanan melalui Daop 6 pada libur panjang pekan ini mencapai 93 persen.
"Mencapai 93 persen dari yang disediakan sebanyak 75.790 tempat duduk," ungkapnya.
Ia mengatakan dalam dua hari awal libur panjang Kenaikan Yesus Kristus atau Rabu-Kamis (8-9/5/2024) terdapat 51.443 penumpang KA jarak jauh turun di stasiun Daop 6.
"Jumlah kedatangan paling banyak terjadi Kamis (9/5/2024) di mana terdapat sejumlah 27.295 penumpang KA jarak jauh yang datang," kata Krisbiyantoro.
Khusus penumpang yang turun di Kota Solo, ada 3.756 penumpang turun di Stasiun Solobalapan dan 829 penumpang yang turun di Stasiun Purwosari.
Baca Juga: Pameran UMKM Terbesar di Cilacap: PT KAI Daop 5 Purwokerto Siap Bagikan Diskon
Lantas di Stasiun Klaten, dari kereta jarak jauh yang turun mencapai 837 penumpang.
Sedangkan penumpang yang naik atau berangkat dari stasiun Daop 6 Yogyakarta di dua hari awal libur panjang ini sebanyak 39.667 penumpang KA.
Berita Terkait
-
Tarif LRT Jabodetabek Cuma Rp1 Selama H1 dan H2 Lebaran 2026
-
Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen
-
PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat