Suara.com - Manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menyatakan telah menyiapkan sejumlah langkah demi mengajak seluruh pemegang polis yang belum ikut untuk dapat mengikuti Program Restrukturisasi Jiwasraya.
Di mana, langkah tersebut dilakukan melalui upaya 'jemput bola' dengan menghubungi kembali para pemegang polis yang belum ikut Program Restrukturisasi Jiwasraya.
"Tujuan dari upaya ini ialah untuk kembali menyosialisasikan Program Restrukturisasi Jiwasraya kepada para pemegang polis yang belum ikut. Harapannya, seluruh pemegang polis yang belum ikut dapat segera mendaftar dan terhindar dari potensi kerugian menyusul kondisi negative equity perusahaan," ujar Direktur yang menjalankan tugas sebagai Direktur Utama Jiwasraya, Mahelan Prabantarikso di Jakarta, Rabu, (15/5/2024).
Sehubungan dengan upaya 'jemput bola', Mahelan bilang, jajarannya juga telah menyiapkan sejumlah kanal komunikasi yang dapat digunakan para pemegang polis yang belum ikut, pada saat menyampaikan konfirmasi keiikutsertaannya di dalam Program Restrukturisasi Jiwasraya. Adapun kanal komunikasi yang bisa digunakan meliputi:
- WA: +62 811-1465031
- Call Center: (021) 5098 7151
- Website: https://jiwasraya.or.id
- Email: customer_service@jiwasraya.co.id
Melalui langkah 'jemput bola' ini, Mahelan pun berharap seluruh pemegang polis dapat mengikuti Program Restrukturisasi Jiwasraya.
"Semoga langkah ini juga dimaknai sebagai bentuk komitmen sekaligus langkah konkret manajemen dalam rangka menyelamatkan manfaat polis yang dimiliki para pemegang polis," imbuh Mahelan.
Sampai dengan 31 Desember 2023, Program Restrukturisasi Jiwasraya telah diikuti oleh 99,7% pemegang polis dari seluruh pemegang polis Jiwasraya. Rinciannya, 6.327 polis dari kategori korporasi, 291.071 polis dari kategori ritel, dan 17.339 polis dari kategori bancassurance.
Mahelan mengatakan dalam waktu dekat jajarannya akan kembali menghubungi para pemegang polis yang belum mengikuti Program Restrukturisasi Jiwasraya.
Jajarannya pun siap memberikan pelayanan mulai penjelasan mengenai manfaat Program Restrukturisasi Jiwasraya; perhitungan terkait pemberiaan manfaat setelah para pemegang polis mengikuti program; hingga mekanisme administrasi yang diperlukan untuk mengikuti Program Restrukturisasi Jiwasraya.
Baca Juga: Kecelakaan di Jalan Tol Dapat Santunan? Ini Dia Penjelasan Lengkapnya!
Berita Terkait
-
Tingkatkan Penetrasi, Akses Asuransi Digital Semakin Mudah Diakses Lewat Aplikasi
-
Kerja Nyaman Karena Terjamin Asuransi Double Care BRI
-
Bonus Demografi dan Inovasi Digital, MSIG Life Optimis Minat Masyarakat Pada Asuransi Makin Naik
-
Aris Hartanto Ditunjuk Sebagai Direktur Utama BRI Life
-
Jasindo Kantongi Laba Bersih Rp 102,88 Miliar di 2023
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat