Suara.com - Untuk menandai komitmen dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif di Indonesia, KB Bank (IDX: BBKP) menandai kerja sama dealer financing dengan PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), yang merupakan Agen Pemegang Merk kendaraan komersial truk dan bus Mercedes-Benz di Indonesia.
Penandatanganan kerja sama keduanya dilakukan di Banking Hall, Kantor Pusat KB Bank, Jakarta, Kamis (16/5/2024).
Acara ini dihadiri perwakilan dari KB Bank, diantaranya Wakil Direktur Utama; Robby Mondong, Direktur Bisnis UKM & Wholesale; Yohanes Suhardi, Kepala Divisi Bisnis Baru; Gi Tae Park, dan Kepala Departemen Pengembangan Bisnis Wholesale & Solusi Bisnis Baru; Andrian Nursin. Sementara pihak DCVI diwakili oleh Presiden Direktur, Naeem Hassim dan Direktur, Felia Mulyanti.
Pada kesempatan itu, Naeem Hassim, Presiden Direktur DCVI menyatakan, pihaknya ingin terus memperkuat visi sebagai perusahaan kendaraan niaga yang berkelanjutan dengan retensi pelanggan dan reputasi tertinggi di Indonesia.
“DCVI selalu berupaya untuk menawarkan produk dan layanan keuangan yang unggul, dan KB Bank sebagai salah satu mitra strategis kami akan memastikan hal tersebut dapat dicapai dengan terus menerapkan praktik bisnis yang memberikan dampak positif bagi mitra diler dan pelanggan setia,” katanya.
Sementara itu, Robby Mondong, Wakil Direktur Utama KB Bank, menekankan bahwa kerja sama KB Bank dengan DCVI adalah wujud nyata komitmen KB Bank untuk turut ambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
“Kami bangga dapat berkontribusi dalam mendukung industri otomotif Indonesia termasuk kendaraan-kendaraan niaga melalui penyediaan fasilitas pembiayaan yang tepat dan terjangkau bagi mitra diler DCVI,” ujarnya.
Tahun ini, KB Bank menargetkan untuk dapat terus mendorong pertumbuhan kredit baru hingga 25%, khususnya pada segmen UMKM dan ritel dengan menggunakan segmen korporasi sebagai anchor dari ekosistem bisnis sebagai pendekatan strategi bisnis.
Kredit-kredit baru KB Bank juga terus menunjukkan hasil yang baik dengan kualitas asset yang sehat. Baru-baru ini Lembaga rating independent; Fitch Rating mempertahankan level rating KB Bank pada tingkat ‘AAA’ dengan outlook stabil.
Baca Juga: Outlook Stabil, KB Bank Kembali Meraih Level AAA dari Fitch Ratings
Adapun kerja sama ini bukan hal baru bagi KB Bank. Dengan sejumlah pengalaman sebelumnya, KB Bank telah melaksanakan kerja sama dealer financing untuk kepemilikan kendaraan penumpang dan electric vehicle.
Berita Terkait
-
Prestige Motorcars Bergabung Menjadi Dealer Resmi BAIC di Indonesia
-
AS Siap Kenakan Pajak 100 Persen Hambat Serbuan Mobil Listrik China
-
Gaikindo Bongkar Alasan Industri Otomotif Tanah Air Banyak Diserbu Merek China
-
Gencar Tawarkan Potensi KIHI, Kaltara Siap Menjadi Basis Mobil Listrik
-
Indonesia Salah Satu Pusat Ekonomi Asia Tenggara, GIIAS 2024 Siap Pentas
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya