Suara.com - Meskipun terdapat desakan global untuk transisi menuju energi bersih, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) ternyata masih rajin memberikan fasilitas kredit untuk proyek-proyek energi kotor seperti batubara.
Hal tersebut terungkap dalam laporan keuangan Kuartal I 2024 emiten dengan kode saham BBNI itu yang dilihat Suara.com pada Selasa (28/5/2024).
Dalam laporannya BBNI mencatat porsi kredit ke sektor batubara sebesar 3,8% dari total kredit BNI pada periode 3 bulan pertama tahun ini. Porsi kredit tersebut naik dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar 3,1%.
Secara nilai porsi kredit ke sektor batubara tersebut mencapai Rp26,4 triliun lebih tinggi dengan realisasi periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp19,6 triliun.
Jika dihitung berdasarkan nilai penyalurannya, pertumbuhan kredit ke sektor batubara ini tumbuh 34,38% yoy pada kuartal I-2024.
Meski demikian penyaluran kredit energi kotor ini masih jauh dibandingkan ke sektor energi terbarukan yang sudah dibiayai oleh BNI. Tercatat hingga periode itu Bank BNI telah memberikan fasilitas kredit hijau hingga Rp67,4 triliun pada akhir Maret 2024.
Porsi itu setara 14,2% dari total kredit BNI. Secara konsolidasi BNI sendiri total telah menyalurkan kredit sebesar Rp695,16 triliun ke berbagai sektor, angka ini naik sekitar 9,6% YoY.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja