Suara.com - Video yang memperlihatkan tikus tengah asik mamakan kue kering di etelase toko Dough Lab menjadi viral di media sosial X. Video itu pun menjadi perhatian publik, karena toko tersebut tidak menjaga kebersihan toko.
Menanggapi hal tersebut, manajemen Dough Lab langsung menutup toko yang diketahui berada di PIK Avenue.
"Kami dengan menyesal memberitahukan kepada pelanggan terhormat bahwa toko kami di PIK Avenue akan ditutup sementara, efektif mulai dari tanggal 28 Mei hingga 30 Mei 2024," ujar manajemen Dough Lab dalam keterangan tertulis, yang dikutip Jumat (31/5/2024).
Toko kue itu merasa bertanggung jawab atas insiden, karena tidak menjaga kualitas dan higienitas makanan yang disajikan ke konsumen.
"Bagi Dough Lab, keamanan dan kesehatan para pelanggan serta staf yang berdedikasi merupakan prioritas utama. Kami akan tetap berpegang teguh untuk menjaga standar tertinggi kebersihan dan higienitas untuk semua operasional kami. Insiden ini belum pernah terjadi sebelumnya, dan kami akan memastikan tidak terjadi kembali," kata manajemen.
Selain menutup toko, Manajemen Dough Lab juga memusnahkan semua produk dan kemasan yang dipajang dan alat-alat dapur yang digunakan membuat kue.
Tak hanya itu, manajemen juga mengganti etalase yang sempat dihinggapi tikus, serta bekerja sama dengan pakar pengendalian hama.
"Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan selama penutupan sementara ini. Kami dengan penuh semangat menantikan kesempatan untuk melayani pelanggan kembali dan berharap dapat menyambut Anda segera. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan," tulis manajemen.
Baca Juga: Geli, Ratusan Kecoa Keluar dari Balik Dinding Saat Disemprot
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak