Suara.com - Belum lama berselang, tiga anak penyanyi Pop dan German Hip Hop Michael Jackson disebutkan bakal mengalami penangguhan warisan dari mendiang ayah mereka.
Dikutip dari Unilad, Prince, Paris, dan Bigi--yang di masa kecilnya dipanggil Blanket--untuk sementara waktu dinyatakan belum berhak menjadi ahli waris atau penerima harta sang ayah yang meninggal pada 25 Juni 2009 akibat serangan jantung.
Baik Prince (27), Paris (26), Bigi (21) ditambah ibunda Michael, Katherine Esther Jackson (94) dilarang menerima uang dari tanah milik King Pop yang tengah berada dalam kasus perselisihan.
Yaitu perseteruan dengan pihak Internal Revenue Service (IRS)--bagian dari Departemen Keuangan Amerika Serikat yang bertanggung jawab untuk menegakkan dan mengelola undang-undang perpajakan Federal, memo pengembalian pajak, melakukan audit, dan menawarkan bantuan bagi pembayar pajak Amerika Serikat. Kejadian ini berlangsung sejak 2021 saat dilakukan audit.
Berdasarkan People, dalam perhitungan ini IRS menyatakan adanya "tambahan 700 juta dolar AS dalam bentuk pajak dan denda".
Pihak pengadilan mempermasalahkan penilaian itu dan menang. Sekaligus mengajukan mosi untuk mempertimbangkan kembali nilai Michael Jakson berdasar putusan pengadilan, serta katalog musiknya sebagai penyanyi kelas papan atas yang dimiliki Sony Music.
Kasus ini masih dalam kondisi ditunda, artinya nilai harta warisan belum ditentukan dan keputusan akhir belum dibuat.
Sebagai catatan, Prince dan Paris adalah anak Michael Jackson dengan Debbie Rowe. Sedangkan Bigi diboyong ke kediaman Michael Jackson pada 2002, dan lahir melalui ibu pengganti (surrogated mother).
Ketika kasus ini diproses melalui sistem, pengacara meminta agar sebagian dari harta milik Michael Jackson tetap "tunduk kepada administrasi" untuk didistribusikan kepada perwalian keluarga Michael Jackson.
Baca Juga: Dana Tapera Pekerja Diputar Jadi Investasi, Ini Instrumen yang Dipilih
Namun, John Branca dan John McClain yang menjadi pelaksana wasiat menolak permintaan ini.
Keputusan tadi mengandung makna bahwa Paris, Bigi dan Prince tidak akan memiliki akses terhadap uang dari harta kekayaan tanah milik ayah mereka, sampai masalah diselesaikan.
Dikutip dari Celebrity Networth, kekayaan bersih Michael Jackson pada saat meninggal adalah negatif 500 juta dolar Amerika Serikat (AS).
Untuk membiayai gaya hidupnya, Michael mengambil pinjaman 380 juta dolar AS dari Bank of America, dan menggunakan 50 persen kepemilikan sahamnya di perusahaan penerbitan musik Sony/ATV sebagai jaminan.
Pada 2021, pengadilan pajak mengeluarkan keputusan yang mendukung harta warisan, memutuskan bahwa total nilai gabungan dari harta warisan milik Michael Jackson mencapai 111,5 juta dolar AS dan nilai nama serta harta lainnya mencapai 4 juta dolar AS. Jadi bukan 61 juta dolar AS yang diperkirakan pihak luar dari saksi ahli atau selain IRS.
Sedangkan dikutip dari The Independent, Katherine Jackson disebutkan telah menerima lebih dari 55 juta juta dolar AS dari tanah milik Michael Jackson sejak putranya itu meninggal pada 2009.
Berita Terkait
-
Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak
-
Tak Sekadar Tradisi, Wastra Indonesia Punya Potensi Jadi Produk Mewah di Fashion Global
-
Warisan Paling 'Zonk': Saat Orang Dewasa yang Perang, tapi Kita yang Kena Getahnya!
-
Viral Mimi Peri Diduga Cabuli Anak-Anak, Rumahnya Diancam Digeruduk
-
Miskin Itu Bukan Takdir, Tapi Warisan yang Lupa Ditolak
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis
-
Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi
-
Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN
-
Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM