Suara.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat turut menghadiri acara Pelatihan Safety Riding Angkatan I wilayah Sumatera Utara dalam rangka mendukung keselamatan berkendara di Indonesia. Pembukaan Pelatihan ini dilaksanakan di Aula Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Sumatera Utara.
Pelaksanaan pelatihan safety riding menjadi salah satu upaya dalam mengurangi angka kecelakaan, khususnya kecelakaan kendaraan bermotor yang masih tinggi. Risiko kecelakaan yang masih tinggi berkaitan dengan kurangnya kesadaran masyarakat akan teknik berkendara dan etika berkendara yang benar. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi serta praktik keselamatan berkendara yang disampaikan kepada masyarakat.
"Acara pelatihan ini dapat menjadi wadah untuk bertukar pikiran dan membangun komunikasi agar dapat berkolaborasi dengan baik di lapangan dalam memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis dalam sambutannya.
Kolaborasi pemerintah dan stakeholders menjadi hal yang penting dalam menciptakan keselamatan berkendara. Adapun mitra dalam acara ini adalah PT Astra Honda Motor dan Indako Safety Riding Center yang memberikan special training safety riding. Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor, Johanes Lucky menuturkan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan wujud komitmen terkait keselamatan berkendara.
"Training yang kami berikan saat ini sudah kami kembangkan sedemikian rupa berdasarkan hasil studi analisis kecelakaan bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi dan Korps Lalu Lintas Polri dengan harapan dapat berkontribusi dalam membentuk budaya keselamatan berkendara khususnya bagi pengendara motor," tuturnya.
Pelatihan ini terbagi ke dalam dua sesi, yaitu sesi teori dan sesi praktik yang akan dilakukan di Indako Safety Riding Center pada tanggal 11 s.d 14 Juni 2024.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Kemitraan, IRSP, Dr. M. Yugi Hartiman menjelaskan bahwa peningkatan kesadaran tentang keselamatan adalah salah satu pencegahan kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian yang besar.
"Di Indonesia setiap tahun ada sekitar dua puluh delapan ribu korban jiwa yang diakibatkan kecelakaan di jalan raya dan sekitar 147.000 kecelakaan lalu lintas terjadi setiap tahunnya," jelasnya.
Sebagai informasi, sebanyak 80% kecelakaan melibatkan kendaraan sepeda motor dan melibatkan kaum milenium, sehingga perlu adanya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran berkendara.
Baca Juga: Panik Saat Rem Blong? Lakukan Cara Ini untuk Selamatkan Diri
Permasalahan terkait transportasi saat ini memerlukan pendekatan multidisiplin yang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. Hal ini sejalan dengan penuturan Kepala BPTD Sumatera Utara, Dadan M. Ramdan.
"Kami perlu kolaborasi bersama para stakeholders, media, dan komunitas masyarakat lainnya untuk membentuk kebiasaan bagi pengguna sepeda motor agar dapat memperhatikan aspek keselamatan di jalan raya," tuturnya.
Pelatihan safety riding ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keamanan masyarakat dalam berkendara, sehingga dapat mengurangi risiko fatalitas kecelakaan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah
-
Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?
-
Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM
-
Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham
-
Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI
-
Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita
-
India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!
-
Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru
-
Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg
-
Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani