Suara.com - Sebagai salah satu implementasi Sinergi Lestari sebagai bagian dari Pilar Lingkungan Tujuan Pembangunan Keberlanjutan (SDGs), PT Aneka Tambang (Antam) melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia, bersama Pemerintah Kota Aministrasi Jakarta Timur melaksanakan Urban Farming dan Giat Bersih Lingkungan di Kawasan Pintu Banjir Kanal Timur (BKT) Kelurahan Melaka Sari, Kecamatan Duren Sawit.
Kegiatan Urban Farming & Giat Bersih Lingkungan ini melibatkan 600 relawan yang terdiri dari 200 karyawan ANTAM yang bertugas di Kantor Pusat, UBPP Logam Mulia, dan Unit Geomin, serta masyarakat sekitar dan komunitas sekitar wilayah Jakarta.
Berbagai tanaman produktif ditanam di Kawasan BKT Kelurahan Melaka Sari antara lain cabai, bawang merah, terong, pakcoy, dan sawi.
Selain itu dilaksanakan pula penanaman pohon, giat bersih lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS), penanganan prasarana dan sarana umum (PSSU) Kecamatan Duren Sawit bersama dengan tim Emergency Response Group (ERG) ANTAM.
Direktur Pengembangan Usaha ANTAM, I Dewa WIrantaya mengatakan sebagai perusahaan yang mengutamakan keberlanjutan, sudah menjadi komitmen ANTAM untuk mengimplementasikan aspek ESG (environmental, social, and governance).
“Sinergi yang dilaksanakan bersama dengan pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur ini merupakan salah satu upaya implementasi ESG yang dilakukan ANTAM dengan harapan untuk dapat menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi UBPP Logam Mulia. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk implementasi employee volunteering yang melibatkan karyawan ANTAM sebagai relawan,” terangnya.
Sementara itu, sinergi yang dilakukan ANTAM dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur ini merupakan implementasi dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penghijauan dan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif, peningkatan kapasitas masyarakat terkait dengan pelaksanaan urban farming, serta dapat membantu penanganan abrasi lahan akibat banjir di BKT Kelurahan Melaka Sari.
Baca Juga: Tanda Seseorang Ingin Berhijrah, Faktor Diri dan Lingkungan Sangat Mempengaruhi
Berita Terkait
-
Fakta Mengerikan di Balik Pembangunan IKN, Krisis Air di Depan Mata
-
Harga Emas Antam Naik Tinggi Hari ini Tembus Rp 1.427.000/Gram
-
Dukung Pelestarian Lingkungan, ASABRI Gandeng TNI dalam Program BUMI untuk Indonesia
-
Cara Donasi untuk Pelestarian Lingkungan Lewat BRImo X WWF
-
Harga Emas Antam Hari Catat Rekor Paling Tinggi Sepanjang Sejarah
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham
-
Pendampingan PNM Dirasakan Langsung oleh Perempuan Pesisir Kaltim
-
Kampanye Judi Pasti Rugi Makin Masif, Transaksi Judol Anjlok 57 persen
-
Purbaya Bantah Bos BEI dan OJK Ramai-ramai Mundur Gegara Prabowo Marah
-
Saham-saham Milik Konglomerat Terancam Aturan Free Float, Potensi Delisting?
-
Purbaya Pede IHSG Tak Lagi Kebakaran Senin Depan Meski Petinggi BEI dan OJK Mundur
-
Tak Hanya Danantara, Lembaga Keuangan Asing Bisa Jadi Pemegang Saham BEI
-
Pasar Modal Diguncang Mundurnya Pejabat OJK, IHSG Rawan Tekanan Jual
-
Harga BBM Turun di Semua SPBU Pertamina, Vivo, Shell dan BP
-
IHSG Ambrol, Kapitalisasi Pasar Saham RI Merosot Jadi Rp 15.046 Triliun