Suara.com - Dinamika dunia kerja saat ini telah mendorong makin berkembangnya hubungan kerja yang semakin fleksibel. Hal ini dikemukakan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, saat menjadi pembicara pada Orientation for New Generation Faculty of Economic and Management Institut Pertanian Bogor (IPB), di Bogor Jawa Barat.
“Momentum ini sejalan dengan pertumbuhan jumlah tenaga kerja muda di Indonesia, yang memiliki karakteristik cocok dengan hubungan kerja yang lebih fleksibel,” ujarnya, Jabar, Selasa (30/7/2024).
Anwar menyebut, tenaga kerja muda, menurutnya mempunyai kemampuan penggunaan teknologi digital yang lebih besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
“Hal ini menciptakan suatu dinamika antara pekerjaan dan hiburan menjadi tersamarkan, terutama dalam bentuk pekerja digital nomaden yang menerapkan konsep worktainment,” ujarnya.
Anwar menambahkan, meskipun dunia pasar kerja yang ada sekarang ini sangat kompetitif, ia menyarankan kepada tenaga kerja muda untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya.
“Pengembangan kompetensi dapat menjadi peluang meraih kesuksesan di masa depan,” katanya.
Berita Terkait
-
Pelatihan Kepemimpinan Kemnaker, Sekjen: Proses agar Seseorang Mampu Melakukan Transformasi untuk Unit Kerja
-
Perluas Kesempatan Kerja di Luar Negeri, Kemnaker Siapkan VTC Kompetensi Bahasa Jerman
-
Indonesia-Belanda Bersinergi Lindungi Pekerja Migran, K3 Jadi Fokus
-
G20: Indonesia Dorong Teknologi Inklusif, Tak Ada Pekerja yang Tertinggal!
-
Menaker Sebut Tingkat Pengangguran Terbuka Turun Menjadi 4,82%
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Grab Siapkan Dana Jumbo untuk Bonus Hari Raya Jelang Lebaran 2026
-
BEI Akan Terbitkan Daftar Saham yang Pemiliknya Terkonsentrasi
-
Produksi Migas Digenjot, SKK Migas Siapkan 100 Sumur Eksplorasi di 2026
-
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Resmi! BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Direktur Utama, Jamin Transparansi Saham RI
-
Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar