Suara.com - Tak dapat dimungkiri, tantangan untuk tetap disiplin dalam menabung semakin besar pada era modern. Gaya hidup yang kian konsumtif dan kemudahan berbelanja secara online dapat membuat seseorang tergoda untuk "makan tabungan."
Fenomena “makan tabungan” terjadi ketika seseorang menggunakan dana yang seharusnya disisihkan untuk tujuan tertentu—seperti pendidikan, investasi, atau pembelian rumah—untuk keperluan lain yang mungkin bersifat konsumtif.
Kondisi tersebut berisiko mengganggu perencanaan keuangan jangka panjang. Bahkan, membuat tujuan keuangan yang telah direncanakan menjadi sulit dicapai.
Perlu diperhatikan bahwa disiplin dan bijak dalam mengelola keuangan merupakan kunci untuk menghindari jebakan “makan tabungan”.
Di samping itu, kamu juga perlu memanfaatkan produk tabungan yang tepat sehingga pengelolaan keuangan semakin terencana. Sebagai rekomendasi, kamu bisa menggunakan ragam produk Tabungan BRI yang dihadirkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.
Tabungan BRI menawarkan berbagai pilihan produk yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansial, mulai dari perencanaan jangka panjang hingga keperluan bisnis.
Berikut adalah tiga jenis produk tabungan BRI yang bisa dipilih.
1. Tabungan Rencana
Tabungan Rencana—yang mencakup BritAma Rencana dan Simpedes Impian—dapat menjadi pilihan ideal bagi nasabah yang ingin menabung untuk tujuan tertentu, seperti pendidikan, liburan, atau perencanaan keuangan jangka panjang lain.
Baca Juga: Gen Z Mulai Lirik Investasi Properti. Ini Alasan dan Strateginya!
Dengan sistem setoran rutin setiap bulannya dan jangka waktu yang fleksibel, nasabah dapat menabung secara rutin dan konsisten tanpa merasa terbebani.
Lewat produk tersebut, kamu bisa menyiapkan dana sesuai kebutuhan sehingga mencegah godaan “makan tabungan” karena hal-hal yang tidak mendesak.
2. Tabungan Bisnis
Bagi para pengusaha, mengelola keuangan bisnis dengan bijak merupakan kunci untuk menjaga kelangsungan usaha.
Untuk membantu pengusaha mengatur arus kas bisnis, BRI menghadirkan produk Tabungan Bisnis, seperti BritAma Bisnis dan Simpedes Usaha.
Produk ini memudahkan kamu untuk memisahkan keuangan pribadi dan keuangan bisnis. Dengan demikian, dana yang disimpan khusus untuk operasional atau investasi bisnis tetap aman dan tidak terganggu oleh kebutuhan pribadi.
Berita Terkait
-
Rp126,12 Triliun KUR BRI Mengalir, Sektor Produksi Mendominasi!
-
BRI Liga 1: PSIS Semarang Sedang Pincang, Persija Jakarta Diuntungkan?
-
BRI Liga 1: Carlos Pena Optimis Persija Segera Bangkit, PSIS Harus Bersiap
-
Klaim Asuransi BRI Cepat Cair! Ahli Waris di Prabumulih Terima Rp210 Juta
-
BRI Dukung Aksi Donor Darah HUT Karantina di Papua Tengah
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI
-
Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk
-
Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026
-
Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Airlangga Wanti-wanti Harga BBM Naik Imbas Perang AS-Iran
-
Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara
-
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Turun di Januari
-
Surplus Dagang RI Pada Januari 2026 Makin Ciut, Terendah Sejak 2021
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot