Suara.com - Keluarga Alumni SMA 1 Solo (Kasmaji) menyelenggarakan acara Sarasehan Budaya dan Temu Kangen Kasmaji. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 160 alumni lintas angkatan, juga dihadiri oleh Prof. Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc., Ph.D, KRHT. Mufti Rahardjo Pustokodiningrat, MM, VH. Gadjahmada, Qomaruzzaman.
“Selain sebagai sarana silaturahmi bagi alumni SMA 1 Solo yang tersebar di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Jabodetabek, acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan budaya dan membangun kesadaran para alumni akan potensi Sumber Daya Alam (SDA) sebagai modal utama untuk kemudian dikembangkan dan dimanfaatkan dengan penerapan teknologi agar dapat menghasilkan suatu produk kualitas tinggi dan berdaya saing dunia," kata Ketua Umum Kasmaji, VH. Gadjahmada ditulis Senin (28/10/2024).
Sarasehan budaya dibawakan oleh narasumber Prof. Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc, Ph.D – Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) mengupas bukunya Negara Bermartabat, dengan pembahas KRHT. Mufti, RP, M.M dan dimoderatori oleh Agus Budiyono Ph.D.
Buku Negara Bermartabat berpesan bahwa Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah harus digunakan untuk mendorong kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM), karena tanpa SDM berkualitas, SDA tidak akan memiliki nilai yang signifikan. Tantangan terbesar yang harus dihadapi adalah memastikan SDA dimanfaatkan dengan baik untuk kemajuan bangsa.
Selanjutnya Prof. Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc, Ph.D menyampaikan bahwa pencapaian Indonesia Emas 2045 bergantung pada dua pilar utama : pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
Kedua aspek ini menjadi dasar pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan, serta tata kelola pemerintahan yang baik.
“Satu-satunya yang dapat mengubah nasib suatu bangsa adalah pendidikan,” kata Tutuka.
Di penghujung acara, VH. Gadjahmada, sebagai Ketua Kasmaji menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para alumni yang hadir, serta kepada para donatur alumni yang secara guyub membiayai kegiatan ini secara bersama-sama.
Acara ini berlangsung dari pukul 09.30 pagi dan berakhir pada pukul 13.30. Selain acara utama dalam ballroom, disediakan pula mini bazar yang diisi oleh para alumni dalam mensosialisasikan produk/perusahaan mereka.
Baca Juga: Komisi D Tunda Permintaan Dana Rp 210 M, Uang Muka Proyek Penanggulangan Banjir Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut
-
HIPMI Jaya dan Jabar Targetkan Perputaran Uang Rp500 Miliar
-
Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati
-
Menko Zulhas Ungkap Proyek Waste-to-Energy Besutan Danantara Cuma Beresin 20 Persen Masalah Sampah