Suara.com - Genap 37 tahun, PT Asuransi BRI Life (BRI Life) selalu mendampingi dan juga melindungi masyarakat Indonesia, melalui beragam inovasi di setiap lini bisnis yang ada di perusahaan.
BRI Life di puncak perayaan ulang tahun kali ini kembali mempertegas komitmen, untuk terus tumbuh menjadi yang terbaik untuk Mem-BRI Life kan Indonesia, sebagaimana tagline yang diusung di ulang tahunnya ke-37.
Rangkaian acara tahun ini dimulai dengan Upacara Sumpah Pemuda dan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada karyawan berprestasi. Turut hadir dalam acara seluruh jajaran Direksi dan Komisaris BRI Life, Direktur Bisnis Konsumer PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Handayani dan karyawan.
Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, selama 37 tahun BRI Life mampu bertahan dan terus berkembang di industri yang kompetitif ini, ditandai dengan tingkat pencapaian persistensi polis yang saat ini telah mencapai 18,5 juta polis, serta tingkat APE peringkat kedua sebesar Rp 2.455 Triliun atau meningkat 0.9% (year on year/yoy).
Hal ini dapat dicapai sesuai dengan komitmen perusahaan untuk menjual produk yang sesuai dan dibutuhkan oleh nasabah.
“Ada empat langkah strategis yang harus disepakati bersama dalam upaya pencapaian target usaha di BRI Life yakni inovasi produk, BRI Life senantiasa memperhatikan produk yang ditawarkan harus kompetitif di pasar dan sesuai dengan segmen nasabah. Tenaga pemasar yang memiliki akreditasi untuk dapat meyakinkan kepada nasabah, bahwa produk asuransi merupakan produk keuangan yang dapat memberikan manfaat jangka Panjang,” papar Aris.
“Selanjutnya, adalah peran digital yang harus selalu inovatif dan update, melaksanakan employee engagement untuk meningkatkan kinerja karyawan dan terakhir, menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan stakeholder dan pemangku kepentingan” jelas Aris.
Aris optimis kesadaran berasuransi di masyarakat akan terus meningkat, sehingga BRI Life perlu terus meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam berasuransi, serta terus berkontribusi secara positif dalam industri ini.
“Kami akan mengoptimalkan pelayanan terhadap nasabah, untuk itu diperlukan kolaborasi dan sinergi dengan induk serta anak perusahaan lainnya, untuk memperkuat bisnis BRI Life, karena potensi menambah jumlah polis yang sangat besar dapat diraih terutama dari group” tegas Aris.
Baca Juga: BRI Life Resmikan BRI Life Corner di Rumah Sakit Melinda 3 dan Edelweiss
“Dengan sinergi setiap nasabah akan mendapat manfaat yang dibutuhkan dalam proteksi keuangan secara integrated, baik layanan keuangan perbankan seperti kredit, tabungan hingga layanan asuransi yang ada di group BRI” tutup Aris.
BRI Life berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan yang sehat dan melakukan pembayaran klaim dan manfaat bagi nasabah dengan menerapkan standar dan manajemen underwriting yang cermat, pengelolaan dana yang tepat, dan penerapan risk-management standard yang sesuai ketentuan regulator.
Tercatat pada laporan keuangan BRI Life Life per Semester III 2024, Total Pendapatan Usaha Rp6.33 Triliun, Pendapatan Premi Bruto mencapai Rp 5,68 Triliun, selanjutnya Total Aset mencapai Rp25,55 Triliun dan Rasio Pencapaian Tingkat Solvabilitas (RBC) sebesar 562,0 %. Perusahaan juga telah memenuhi kewajibannya kepada nasabah dengan melakukan Pembayaran Klaim dan Manfaat Bruto sebesar Rp3,71 triliun.
Direktur Bisnis Konsumer PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang juga merupakan Direktur Pembina BRI Life, Handayani menjelaskan bahwa, saat BRI Life merupakan kontributor ketiga di group setelah PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT. Pegadaian.
“Transformasi yang dilakukan BRI Life tiap tahun terus meningkat, dimana dari sisi produk dan perangkat pendukung (teknologi IT) selalu di upgrade untuk menyesuaikan kebutuhan. Sementara, dari sisi human capital pun berdasarkan penilaian KPI, sudah bekerja dengan lebih baik dibanding tahun sebelumnya” kata Handayani.
“Kita berharap di tahun 2024 BRI Life dapat mencapai target yang ditetapkan, dan bersama-sama dengan corporate berupaya meningkatkan sinergi untuk meningkatkan APE untuk menjadi peringkat pertama di tahun 2026” tutup Handayani.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Catat Waktunya! Emas Antam Bisa Tembus Rp 3 Juta/Gram Pekan Ini
-
Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang
-
PPRO Dorong Transformasi Bisnis Lewat Pendekatan Berbasis Pengalaman Konsumen
-
Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Akui Sentimen Pasar Negatif
-
Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran
-
Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI
-
Nilai Tukar Rupiah Masih Ungguli Dolar AS, Ditutup ke Level Rp 16.782/USD
-
IHSG Menguat Tipis, Emiten Tambang Emas Berjaya