Suara.com - Pengelolaan keuangan dan perpajakan yang efektif adalah hal penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Ini karena tata kelola keuangan dan pajak yang baik menjadi faktor penting bagi keberhasilan bisnis.
Tentu karena tata kelola keuangan dan pajak yang baik dapat memastikan kepatuhan terhadap peraturan pajak yang berlaku. Untuk itu, saat ini perusahaan banyak menggunakan sistem atau platform yang dapat membantu mereka untuk mencapai tata kelola keuangan yang efektif.
Salah satu yang sangat direkomendasikan ialah integrasi Mekari Klikpajak dan Mekari Jurnal. Sebab, integrasi dua platform tersebut dapat membantu bisnis mengotomasi pengelolaan keuangan serta perpajakan dalam satu platform.
Lebih lagi, integrasi antara Klikpajak dan Jurnal menghadirkan solusi terpadu yang memungkinkan perusahaan menghemat waktu, meningkatkan akurasi, dan menyederhanakan proses pajak dan akuntansi secara keseluruhan.
Berikut ini adalah beberapa manfaat utama dari integrasi Mekari Klikpajak dan Mekari Jurnal bagi bisnis.
1. Otomasi Pengelolaan Pajak
Integrasi antara Mekari Klikpajak dan Mekari Jurnal memungkinkan perusahaan untuk mengotomasi berbagai proses perpajakan. Dengan fitur-fitur seperti e-Faktur, e-Bupot, dan e-Filing, pengguna dapat mengelola faktur pajak, bukti potong, dan pelaporan pajak dengan lebih cepat dan mudah.
Platform ini memungkinkan pengguna dapat membuat dan mengirim e-Faktur serta mengelola dokumen perpajakan lainnya langsung dari satu platform. Ini pastinya bisa mengurangi risiko kesalahan manual dan mempersingkat waktu yang dibutuhkan dalam setiap tahap pelaporan pajak.
2. Rekonsiliasi Keuangan yang Akurat dan Real-Time
Melalui integrasi ini, data transaksi di Jurnal dapat langsung terhubung dengan sistem Mekari Klikpajak. Dengan begitu, setiap transaksi yang mempengaruhi perpajakan tercatat secara otomatis dan direkonsiliasi di laporan keuangan.
Hal ini memungkinkan perusahaan untuk memperoleh data yang lebih akurat secara real-time. Selain itu, rekonsiliasi ini dapat mengurangi pekerjaan administratif yang memakan waktu dan memastikan bahwa setiap data keuangan yang memengaruhi pajak selalu dalam kondisi terbaru.
Baca Juga: 3 Jam Diperiksa Polisi, Chikita Meidy Dicecar 12 Pertanyaan Soal Pencemaran Nama Baik
3. Pembuatan ID Billing Pajak Lebih Praktis
Mekari Klikpajak menyediakan fitur pembuatan ID Billing pajak yang terintegrasi langsung dengan sistem Jurnal. Fitur ini akan memudahkan perusahaan untuk membuat ID Billing tanpa perlu berpindah aplikasi. Proses ini juga bisa dilakukan secara otomatis. Sehingga, meminimalisir risiko kesalahan input atau keterlambatan pembayaran pajak.
4. Mempermudah Akses dan Pelaporan Pajak melalui e-Filing
Mekari Klikpajak mempermudah perusahaan dalam mengakses dan mengirimkan laporan pajak melalui fitur e-Filing yang terintegrasi dengan sistem DJP (Direktorat Jenderal Pajak). Dengan menggunakan e-Filing, perusahaan tidak perlu lagi mengunjungi kantor pajak atau mengirim laporan fisik, karena semua proses pelaporan dapat dilakukan secara digital dan terekam di sistem. Selain menghemat waktu, fitur ini juga membantu perusahaan memastikan kepatuhan pajak secara tepat waktu.
5. Menyimpan dan Mengelola Dokumen Pajak Secara Aman
Fitur penyimpanan digital di Klikpajak memungkinkan perusahaan menyimpan dan mengelola semua dokumen perpajakan secara aman. Dengan adanya arsip pajak ini, perusahaan dapat dengan mudah mengakses data historis untuk keperluan audit atau pengecekan ulang data pajak. Mekari Klikpajak juga menyediakan penyimpanan berbasis cloud yang dapat diakses kapan saja, sehingga pengguna tidak perlu khawatir kehilangan dokumen penting.
6. Laporan Pajak yang Tersinkronisasi dengan Akuntansi
Laporan keuangan yang dibuat di Mekari Jurnal otomatis tersinkronisasi dengan laporan pajak di Mekari Klikpajak. Fitur laporan keuangan ini tentunya akan membantu perusahaan memantau jumlah pajak yang harus dibayarkan berdasarkan data akuntansi yang tercatat.
Sinkronisasi ini memungkinkan manajemen keuangan yang lebih akurat, karena setiap transaksi tercatat dan diakui secara konsisten dalam laporan keuangan maupun pajak. Dengan demikian, perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan data yang valid.
7. Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Tim Keuangan
Dengan adanya integrasi antara Mekari Jurnal dan Klikpajak maka tim keuangan perusahaan tidak perlu lagi melakukan pekerjaan administratif yang berulang. Ini contohnya seperti penginputan data pajak secara manual atau pencatatan ganda.
Berita Terkait
-
Bayar Pajak Kendaraan Bekas Tanpa KTP Pemilik Lama? Emang Bisa? Begini Prosedurnya
-
Strategi BCA Tingkatkan Literasi-Inklusi Keuangan ke Nasabah
-
Prabowo Rombak Jajaran Pejabat Sri Mulyani
-
Emiten Makanan Cepat Saji KFC Gigit Jari, Kini "Jagonya" Rugi
-
Pemegang Saham Pengendali KB Bank Fasilitasi Operasi Jantung Gratis Anak-anak Indonesia di Korea
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Free Float? Mengulas Istilah Pasar Saham Wajib Diketahui Investor
-
Kode SWIFT BSI dan Panduan Lengkap Transaksi Internasional
-
Profil Moody's Rating dan Dampaknya Terhadap Bursa Saham Indonesia
-
Panduan Lengkap Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Secara Online
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi