Suara.com - Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah dengan potensi ekonomi yang berkembang pesat, namun bagi pelaku Industri Asuransi masih memiliki tantangan dalam hal literasi dan inklusi keuangan khususnya berasuransi.
Dalam rangka mendukung upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan, BRI Insurance berkomitmen turut serta dalam program GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) yang dilaksanakan pada Kamis, 14 November 2024 berlokasi di Pondok Pesantren Darul Ihsan, Cibadak, Sukabumi.
Literasi Asuransi Syariah BRI Insurance bertujuan untuk memberikan edukasi keuangan syariah khususnya dalam memiliki asuransi dengan prinsip syariah sekaligus meningkatkan akses layanan berasuransi di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar.
Literasi dihadiri oleh sekitar lebih dari 120 orang yang terdiri para santri, guru beserta Pengurus Pesantren Darul Ihsan.
Executive Vice President Syariah Division Bapak Khusnul Hilal mengatakan bahwa BRI Insurance akan terus menunjukan komitmen dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan khususnya dalam berasuransi syariah dengan azas saling melindungi atau tolong menolong dan transparansi.
Hal ini juga menjadi program BRI Insurance dalam rangka mendukung program OJK dalam peningkatan literasi sekaligus inklusi keuangan di Indonesia.
"Dengan adanya literasi asuransi syariah, Saya berharap untuk para santri di pondok pesantren khususnya di Pesantren Darul Ihsan beserta semua lapisan masyarakat sekitar dapat memahami dan memiliki serta merasakan manfaat dari perlindungan yang aman dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah saat ini dan dimasa mendatang". Ujar Hilal ditulis Sabtu (16/11/2024).
Diwaktu dan lokasi acara yang sama Ustad Budi Setiabudi selaku pimpinan Pondok Pesantren Darul Ihsan berharap semoga ke depannya BRI Insurance terus berkomitmen untuk mendukung literasi keuangan di kalangan santri dan masyarakat luas, serta terus berkembang sebagai perusahaan yang memberikan layanan terbaik dan amanah bagi nasabah.
"Kami berharap kerja sama ini dapat terjalin lebih luas sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya asuransi syariah sebagai bagian dari perlindungan keuangan sesuai nilai-nilai Islam," ucapnya.
"Saya Kami sangat mengapresiasi BRI Insurance dalam melaksanakan kegiatan literasi dan edukasi asuransi syariah untuk para santri di Pondok Pesantren Darul Ihsan. Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para santri untuk memahami konsep asuransi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan juga membantu mereka untuk lebih siap menghadapi tantangan ekonomi dengan berbagai risiko di masa depan secara islami atau dengan prinsip syariah," ucap Budi.
Program ini diharapkan meningkatkan literasi keuangan dalam berasuransi di wilayah Jawa Barat khususnya di Sukabumi dan sekitarnya serta dapat membuka akses lebih luas terhadap produk dan layanan Asuransi Syariah secara merata dan meningkat. Literasi yang baik juga akan membantu masyarakat dalam membuat keputusan keuangan yang lebih bijak, serta mengantisipasi risiko keuangan di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026
-
IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara
-
B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit
-
Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing
-
Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April
-
Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil
-
Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal
-
DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen
-
Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah