Suara.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui SHAFTHI (Soekarno Hatta Fuel Terminal & Hydrant Installation) menyelenggarakan Monev (monitoring dan evaluasi) program dan replikasi Bank Sampah Lampion yang diadakan di wilayah Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.
Program ini merupakan kegiatan tahunan dan telah masuk tahun ke 3 yang dilakukan oleh Pertamina SHAFTHI sebagai bentuk upaya melakukan pengembangan program pemberdayaan masyarakat di wilayah sekitar Kelurahan Pajang.
Program Bank Sampah Lampion yang digerakkan oleh Local Hero Muslim dan Nana ini telah memberikan dampak perbaikan lingkungan terutama di gang kampung yang termasuk kedalam 10 besar desa dan kelurahan terkumuh di kota Tangerang, sehingga diharapkan program ini dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.
Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah Kelurahan Pajang dan diikuti oleh kurang lebih 40 mitra binaan yang terdiri dari anggota kelompok serta warga setempat.
Acara tersebut dimulai dengan rangkaian kegiatan pelatihan pengelolaan bank sampah dan juga pelatihan hidroponik dengan tujuan agar tempat replikasi program ini dapat berjalan dengan efektif dan memberikan dampak positif.
Pada kegiatan ini, masyarakat bersama Pertamina juga melakukan diskusi dan mengunjungi program replikasi Bank Sampah Lampion sebagai agenda monitoring evaluasi program. Diskusi didalamnya berisi pengecekan kondisi alat operasional bank sampah serta kelembagaan kelompok.
Kegiatan ini juga menjadi simbolis serah terima bantuan oleh PT Pertamina Patra Niaga SHAFTHI atas bantuan motor tiga roda, pendampingan program, perbaikan infrastruktur, peralatan kebutuhan operasional dan lain lain.
SHAFTHI Manager Ady Hafriyadi mengatakan bahwa bantuan yang telah diberikan pada tahun pertama ternyata telah memberikan manfaat besar bagi kelompok dan juga masyarakat sekitar.
“Mengetahui bahwa bantuan yang kami berikan di tahun pertama ternyata telah memberikan dampak dan juga manfaat bagi kelompok dan masyarakat sekitar, membuat kami Pertamina SHAFTHI ingin terus berkomitmen dan selalu mendampingi program ini hingga mereplikasi agar kegiatan ini dapat terus memberikan manfaat dan menjangkau masyarakat lebih luas lagi,” ucap Ady ditulis Rabu (20/11/2024).
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tutup Pameran SME Market 2024, Dorong Kemajuan UMKM Lokal
Selama kegiatan berjalan, Tim CSR (Corporate social responsibility) Pertamina SHAFTHI juga turut memberikan arahan terkait kendala yang dihadapi masyarakat dalam menjalankan program ini.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan agar aktivitas monev program dan replikasi Bank Sampah Lampion dapat terus berjalan dengan lancar dan berkelanjutan.
Maka dari itu masyarakat diharapkan dapat menjalin komunikasi yang transparan dan terbuka dengan Pertamina, sehingga setiap kendala yang ada dapat langsung diidentifikasi dan diberikan solusi yang tepat.
Acara ditutup dengan penandatangan serah terima bantuan dan juga simbolis ucapan terimakasih oleh kelompok mitra binaan kepada Pertamina, serta kerjasama ini diharapkan dapat berjalan dengan baik agar masyarakat mendapat manfaat positif dari berjalannya program ini.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Muslim Dharmawan mengatakan bahwa program replikasi ini tidak hanya menjadi sebuah program charity saja namun juga menjadi penghubung antara Pertamina dengan masyarakat untuk lebih dekat, tidak hanya dalam proses bisnis namun dalam program CSR yang dapat memberdayakan masyarakat.
“Program replikasi yang dilakukan oleh pertamina adalah upaya untuk menghadirkan pertamina untuk lebih dekat dengan masyarakat bukan hanya dalam proses bisnis operasional melainkan juga dalam program CSR di sekitar lokasi perusahaan, selain itu program ini juga bukan hanya sekedar program charity melainkan program pemberdayaan masyarakat yang memperhatikan nilai SDG’s (Sustainable Development Goals) dalam aspek konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab poin 12. Dan SDG’s 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi – Memberdayakan masyarakat untuk menciptakan nilai ekonomi dari hasil pengelolaan sampah dan pertanian hidroponik”, tutup Muslim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi