Suara.com - CORE Indonesia berkolaborasi dengan Suara.com kembali menggelar Youth Economic Summit (YES) 2024. Forum yang digelar di Taman Ismail Marjuki, Jakata, Sabtu (23/11) ini membahas tantangan dan solusi ekonomi Indonesia menuju inklusivitas, keberlanjutan, dan transformasi digital, pemutaran film dan diskusi hingga stand up komedi hingga pentas musik.
Dalam forum ini, juga meluncurkan Komunike Komunitas Muda, yang merupakan hasil dari sembilan diskusi Raung Gagasan sepanjang Februari hingga Oktober 2024.
Komunike ini terdiri pemuda dari berbagai latar belakang mulai dari mahasiswa hingga organisasi masyarakat sipil.
Aspirasi pemuda yang terangkum dalam komunike mencakup komitmen terhadap keberlanjutan dengan gaya hidup yang mendukung pelestarian lingkungan, pemanfaatan teknologi digital termasuk kecerdasan buatan untuk adaptasi lanskap ekonomi baru, serta permintaan intervensi pemerintah untuk melindungi pekerja kreatif digital, memperkuat keamanan siber, dan menyehatkan ekosistem ekonomi digital yang inklusif.
Komunike ini berisi optimisme sekaligus ajakan bagi berbagai pihak untuk mendukung suara generasi muda dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia yang lebih baik. Dalam Komunikenya, mereka berkomitmen mengurangi emisi karbon melalui gaya hidup ramah lingkungan dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga Bumi.
Mereka berharap pemerintah mengeluarkan kebijakan yang mendukung keterlibatan banyak pihak dalam ekonomi hijau dan praktik ramah lingkungan.
Selain itu, mereka mengusulkan perluasan subsidi pendidikan tinggi bagi kelompok bawah serta sistem pembiayaan yang lebih fleksibel untuk kelas menengah agar lebih banyak generasi muda dapat mengakses pendidikan berkualitas.
Komunike Komunitas Muda juga berambisi meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global dan berkontribusi pada ketahanan pangan dengan terjun ke sektor pertanian. Namun, mereka membutuhkan dukungan pemerintah berupa regulasi yang lebih sederhana, akses pendanaan yang lebih luas, dan insentif di sektor pertanian.
Untuk mengurangi angka pengangguran, mereka mendesak pemerintah memperluas program magang terstruktur dan pelatihan kewirausahaan agar dapat mencetak generasi muda yang lebih kreatif dan produktif.
Baca Juga: Youth Economic Summit 2024: Tahun 2025 Jadi Penentu Lompatan Ekonomi Indonesia
Selain berfokus pada kewirausahaan sosial dan pengelolaan sampah melalui ekonomi sirkular, generasi muda juga memanfaatkan teknologi untuk beradaptasi dengan ekonomi digital.
"Kami muda-mudi memanfaatkan teknologi informasi termasuk akal imitasi sebagai adaptasi terhadap lanskap baru ekonomi. Namun, kami butuh intervensi pemerintah untuk melindungi pekerja kreatif digital, memperkuat keamanan siber, memperbaiki peradaban warganet, dan menyehatkan iklim ekonomi digital yang inklusif," demikian ucap salah seorang pembaca Komunike.
Sebagai kelompok terbesar dalam penduduk Indonesia, mereka menuntut reformasi kebijakan ekonomi, perbaikan struktur ekonomi, serta pengurangan korupsi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan produktif.
Jadi Penentu Lompatan Ekonomi Indonesia
Dalam sambutan pembukaan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mengungkapkan keprihatinannya atas stagnasi ekonomi Indonesia. Selama dua dekade terakhir, pertumbuhan ekonomi hanya berkisar di angka 5%, meskipun berbagai kebijakan telah dikeluarkan.
"Saya merasa atau semacam merenung, mengapa 20 tahun terakhir perekonomian kita tidak beranjak dari 5% dan tidak tumbuh jauh dari 5%," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang