Rachmat menyoroti perlunya evaluasi kebijakan yang lebih komprehensif dan pendekatan inovatif untuk memecahkan middle-income trap yang telah membelenggu Indonesia selama 30 tahun terakhir.
Dalam kesempatan itu, CORE Indonesia meluncurkan laporan terbaru, Brief Report CORE Economic Outlook 2025, yang mengulas tekanan ekonomi global dan kebijakan domestik yang memengaruhi kelas menengah Indonesia.
Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohamad Faisal, mengungkapkan bahwa kelompok kelas menengah mengalami penurunan proporsi dari 21,45% pada 2019 menjadi 17,44% pada 2023.
“Kondisi ini mengkhawatirkan. Pendapatan turun, tabungan menipis, dan banyak keluarga kini hanya bisa bertahan dengan 'makan tabungan',” jelas Faisal.
Founder dan Ekonom Senior CORE Indonesia, Hendri Saparini, menegaskan pentingnya lompatan pertumbuhan ekonomi melalui revitalisasi industri. Ia menekankan bahwa strategi ini harus melibatkan harmonisasi kebijakan fiskal, perdagangan, industri, dan investasi; pembangunan infrastruktur terintegrasi; revitalisasi sektor strategis; serta sinergi antara BUMN, swasta, UMKM, dan koperasi untuk memperkuat daya saing nasional.
Hendri mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan.
"Perlu lompatan pertumbuhan ekonomi agar Indonesia dapat keluar dari middle income trap," kata Hendri.
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, menyoroti pentingnya peran media sebagai penghubung yang krusial dalam ekosistem perubahan sosial dan ekonomi. Dalam pandangannya, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi tetapi juga sebagai katalisator yang menjembatani data, gagasan, dan aksi nyata.
"Media jadi pilar penting untuk menyuarakan isu-isu strategis dan membangun kolaborasi lintas sektor demi Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya saing," kata dia.
Baca Juga: Youth Economic Summit 2024: Tahun 2025 Jadi Penentu Lompatan Ekonomi Indonesia
Sebagai penutup rangkaian acara Youth Economic Summit 2024, penampilan memukau dari Nadin Amizah berhasil menciptakan suasana penuh kehangatan dan refleksi. Dengan suara lembut khasnya, Nadin membawakan deretan lagu favorit seperti Sorai, hingga Bertaut.
Sebagai informasi, Youth Economic Summit 2024 terselenggara berkat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Ovo, Pupuk Indonesia, PERTAMINA, Mind ID, Adaro, BRI, Telkomsel, Solaria, Avosikin, Le Mineral, Sinarmas, Garuda Food, dan KSO.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!
-
Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara
-
Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T
-
Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia
-
Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri
-
Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara
-
THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan
-
Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian
-
Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?