Suara.com - Bank Raya kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menyabet dua penghargaan sekaligus pada ajang penghargaan Indonesia Good Corporate Governance Award 2024 yang diselenggarakan oleh Majalah SWA untuk kategori “Trusted” Based on Corporate Governance Perception Index (CGPI), dan yang kedua adalah penghargaan dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) untuk kategori “Best Financial Sector” dalam Top 50 emiten dengan Kapitalisasi Pasar Menengah. Penghargaan ini diberikan karena Bank Raya dinilai telah mengimplementasikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan atau good corporate governance (GCG) yang baik.
Dalam mendukung penerapan good corporate governance (GCG) yang baik, Bank Raya melakukan perbaikan dengan melibatkan pemangku kepentingan. Hal ini untuk terus berpedoman terhadap pengelolaan perusahaan yang transparan, akuntabel, responsible, independen dan fairness sesuai dengan pedoman tata kelola di industri perbankan. Bank Raya juga terus menerus melakukan perbaikan dalam hal bisnis model, proses bisnis & operasional serta melakukan berbagai sertifikasi seperti ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan, ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, ISO/IEC27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Management System/ISMS) dan ISO 20000-1:2018 IT Service Management.
Danar Widyantoro, Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan SDM Bank Raya mengatakan, penghargaan ini merupakan wujud komitmen Bank Raya dalam mengoptimalkan nilai perusahaan dan tata kelola perusahaan yang baik.
"Semoga melalui penghargaan ini akan semakin meningkatkan kepercayaan stakeholders terhadap Bank Raya dengan mengedepankan tata kelola yang baik, dan tentunya kesuksesan adalah berkat partisipasi aktif seluruh pekerja di Bank Raya yang telah berkomitmen dalam mengimplementasikan praktik-praktik GCG dalam perusahaan," tuturnya.
Dalam penghargaan yang diraih dari Indonesia Good Corporate Governance Award 2024, Bank Raya meraih score CGPI sebesar 83,89, sehingga mendapatkan predikat Trusted Companies, sekaligus menjadi bukti bahwa penerapan tata kelola yang ada di Bank Raya telah membawa perjalanan transformasi Bank Raya terus tumbuh dan menjadi Bank kepercayaan masyarakat.
Demikian hal nya pada penghargaan yang diterima dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD), Bank Raya bersanding bersama 200 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yang terbagi menjadi 100 emiten Big Cap dan 100 emiten Mid Cap, dan dinilai oleh 10 asesor yang kompeten dan berpengalaman di Asean Corporate Governance Scorecard.
“Penghargaan yang kami terima ini, terus memotivasi kami sehingga Bank Raya dapat terus tumbuh dan bisa memberikan nilai dan kontribusi untuk nasabah dan masyarakat. Penerapan prinsip GCG yang konsisten akan memberikan dampak pada upaya perbaikan kualitas perseroan. GCG juga dapat membentuk karakter perusahaan yang kuat, adaptif, dan mampu mencapai pertumbuhan di tengah berbagai tantangan ekonomi," tutup Danar.
Berita Terkait
-
BNI Raih Predikat "The Most Trusted Companies" di Ajang Corporate Governance Perception Index Award 2024
-
Konsisten Meningkatkan Kualitas Implementasi GCG, BNI Kembali Raih Predikat 'The Best Overall in Corporate Governance'
-
Tri Rismaharini Sebut Akan Tekan Anak Buah Ketika Menerima Penghargaan Agar Tak Puas Diri
-
Unilever Indonesia Borong 18 Penghargaan di MMA SMARTIES Awards 2024
-
PNM Raih Penghargaan Appreciated Diversity Inclusivity ESG Report di Ajang ESG Appreciation Night
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya
-
Rupiah Makin Lemas Lawan Dolar, Takluk ke Level Rp 16.781/USD
-
Tak Lakukan RUPS dan Diduga Gelapkan Dana, Dirut Wanteg Sekuritas Dicopot Sementara
-
IHSG Rungkad Lagi di Awal Perdagangan Hari Ini, Kembali ke Level 8.100
-
Danantara Bakal Ikut Kelola Dana Haji, UU BPKH Siap Digodok Ulang
-
BEI Bidik 50 Ribu Calon Investor Masuk di Pasar Modal Syariah, Ini Strateginya
-
Baznas Tetapkan Nisab Zakat 2026 Naik 7 Persen, Ini Alasannya
-
Ancaman Pelarangan Vape Dinilai Bisa Matikan UMKM dan Ratusan Ribu Lapangan Kerja
-
Perkuat Fondasi Kelistrikan Nasional, PLN Enjiniring Akselerasi Transformasi Digital dan SDM