Suara.com - PT Sarinah terus berkomitmen menjadi jembatan antara para UMKM dengan pasar internasional. Dengan cara ini, UMKM akan menghasilkan produk yang berkualitas yang diminati pasar internasional.
Direktur Utama PT Sarinah, Fetty Kwartaty mengatakan, pada dasarnya perseroan selalu berusaha mengembangkan UMKM Indonesia. Sebab, UMKM merupakan salah satu motor perekonomian RI.
"Kami berkomitmen untuk terus menjadi jembatan antara kreativitas lokal dan pasar internasional, sehingga produk-produk unggulan UMKM kita dapat bersaing dan berdaya di kancah global," ujarnya seperti dikutip Senin (9/12/2024).
Dalam kesempatan ini, Sarinah meraih penghargaan ASEAN-Indonesia Master Class Award dalam kategori Leading Catalyst in Creative SME Retailing Excellence di ajang China ASEAN Outstanding Business Awards (CAOBA) 2024.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasi Sarinah dalam mendukung dan memajukan (UMKM) melalui inovasi dan kontribusinya di industri ritel kreatif.
"Penghargaan ini adalah wujud apresiasi terhadap upaya Sarinah dalam mendukung pertumbuhan UMKM Indonesia, yang tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi nasional, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya bangsa," kata dia.
Penyelenggaraan CAOBA 2024 ini digagas oleh ASEAN Retail Franchise Federation (ARFF) di bawah naungan ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC), yang bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan dan individu di kawasan ASEAN yang mendorong pertumbuhan ekonomi melalui solusi inovatif dan berkelanjutan.
Tahun ini, acara pemberian penghargaan berlangsung di Grand Ballroom, JW Marriott Marquis Hotel, Pudong, Shanghai, China, pada Sabtu, 7 Desember 2024.
China ASEAN Outstanding Business Awards (CAOBA) 2024 merupakan kelanjutan dari ASEAN Outstanding Business Awards (AOBA) yang telah dilaksanakan sejak 2013.
Baca Juga: Gegara Platform PaDi, UMKM Ini Jadi Rekanan BUMN Hingga Omsetnya Melesat 4.000 Persen
Tahun ini, ajang penghargaan ini mengambil langkah lebih jauh dengan menggandeng kolaborasi strategis bersama China, memperkuat sinergi ekonomi dan perdagangan antara ASEAN dan salah satu pasar terbesar di dunia. Kolaborasi ini memberikan semangat baru dalam memperluas jaringan bisnis serta mempromosikan inovasi dan keberlanjutan, dengan tujuan mempererat hubungan ekonomi antara kedua kawasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Citigroup: Pemangkasan Batu Bara Ancam Operasional Tambang dan Risiko Denda Kontrak
-
Tekanan Jual Menggila, IHSG Rontok ke Level 7.887 pada Sesi I
-
Imbas MSCI, IHSG Turun Peringkat dari Overweight Jadi Netral
-
Menteri Bahlil Cs Dilantik Jadi DEN, HKI Soroti Kepastian Energi Hijau
-
Disinggung MSCI, 38 Saham RI Melanggar Aturan Free Float
-
BEI Gembok 38 Emiten yang Belum Penuhi Free Float, Ini Daftarnya
-
Pasar Saham RI Dibanjiri ARB Emiten Konglomerat
-
WNI Bisa Tenang, Harga Emas Lokal Stabil saat Emas Dunia Terkoreksi Parah
-
Optimisme Menkeu Terbentur Realita, IHSG Hari Ini Malah Terjungkal
-
Pemerintah Mau Tambah 111 Unit Rumah Huntara di Tamiang Hulu