Suara.com - Salah satu wanita asal Inggris menceritakan pengalamannya menjalani hubungan dengan sugar daddy selama 2 tahun.
Adapun wanita bernama Becky menjalani hubungan dengan sugar daddy saat bertemu dalam aplikasi kencan pada musim panas tahun 2022.
"Kami mengobrol selama dua minggu di situs tersebut, yang menghasilkan panggilan telepon selama dua jam, dan kemudian kencan pertama kami di sebuah kafe di East Village, Manhattan," kata Becky dilansir Metro, Senin (9/12/2024).
Dia juga mengatakan bahwa setiap bertemu dan kencan selalu mendapatkan uang dari sugar daddy senilai 2.000 dollar AS atau sekitar Rp31 juta. Bahkan sekali bertemu, Becky mendapatkan pelayanan yang cukup nyaman apalagi dia tidak pernah mendapatkan perlakuan yang baik dan istimewa saat dengan mantan kekasihnya.
"Uang dan pertemuannya tidak terduga, tetapi percakapan kami sangat menarik. Saya cocok dengannya. Kami saling membuat tertawa," katanya.
Dengan uang jajan yang selalu didapatkan bersama kekasihnya bisa membayar uang sewa bulanan. Bahkan bisa membiayai pengobatan kanker kucingnya.
Selama bertemu, dia pun sangat menyukai kekasihnya yang merupakan sugar daddy. Bahkan, Becky ingin mencoba ke jenjang yang serius dengan kekasihnya yang seorang pria kaya namun sudah beristri.
"Setelah enam bulan, saya tidak hanya benar-benar menyukainya Saya menyukai kepribadiannya! Sungguh hal yang baru untukku," lanjutnya.
Namun, pada awal tahun dia mendapati uang yang ditaruh pada amplop putih pada meja di dekat dapur. Serta mendapatkan isi pesan bahwa untuk mengakhiri jalinan asmaranya. Tentunya Becky tidak percaya bahwa kekasih memutuskan secara pihak.
Dia pun menghubungi kekasihnya namun tidak ada balasan darinya. Hingga Becky pun kembali menjalani hidupnya sendiri dan sadar bahwa kekasihnya yang sugar daddy tidak pantas menjadi pasangan hidupnya.
Berita Terkait
-
Tahan Tangis, Dosen Curhat di Sidang MK: Gaji Kekecilan sampai Harus Jual Bubur
-
Investasi Kebaikan yang Tidak Bisa Dihitung dengan Gaji: Catatan Seorang Guru PAUD
-
Banggar DPR Respons Usulan Gaji Kepala Daerah Naik Demi Cegah Korupsi: Direm Dulu, Jaga Fiskal
-
Ironi Kelas Pekerja Indonesia: Hidup Mode Survival Meski Kerja Full Time
-
Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia
-
Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026
-
Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi
-
Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?
-
Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan
-
Transaksi Kripto Naik di Mei 2026
-
Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG
-
Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak
-
PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput
-
Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera