Suara.com - PT Taspen (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan inklusif dan merata kepada peserta pensiun di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terpencil seperti Papua.
Hingga Desember 2024, Taspen telah menyalurkan manfaat Program Pensiun kepada 11.060 peserta di seluruh Pulau Papua, yang mencakup Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah.
Selain manfaat pensiun, Taspen juga memberikan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada 873 peserta, serta Program Tabungan Hari Tua (THT) dan Asuransi Kematian kepada 4.070 peserta di wilayah perbatasan tersebut.
Corporate Secretary Taspen, Henra menyatakan, perusahaan terus memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah terluar Indonesia, termasuk Desa Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini.
"Sebagai bagian dari komitmen untuk melayani setiap peserta pensiun secara inklusif dan merata, Taspen terus berupaya memperluas jangkauan layanan, termasuk ke wilayah terluar di Indonesia," ujar Henra seperti dikutip, Jumat (20/12/2024).
Salah satu penerima manfaat, Kaleb Nally, seorang pensiunan guru di Desa Skouw Mabo, mengapresiasi kemudahan akses layanan Taspen.
"Walaupun berada di wilayah paling timur Indonesia, saya tetap bisa dengan mudah mengakses layanan Taspen dan menerima manfaat pensiun setiap bulan tanpa kendala jarak," kata ungkap Kaleb, yang telah pensiun sejak 2012.
Upaya Taspen ini sejalan dengan arahan Menteri BUMN, Erick Thohir, untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan melindungi kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru negeri.
Ke depan, Taspen berkomitmen untuk terus memperluas layanan demi mendukung kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Permudah Layanan, Taspen Luncurkan Super Apps Buat Pensiunan
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
Terkini
-
Dasco Tengahi 2 Menteri Beda Pendapat soal Dana Rehab Aceh: Nah, Salaman Dulu Dong
-
Meski Berstatus Persero, Danantara: ANTM-PTBA Masih Bagian MIND ID
-
Ekspansi ke Infrastruktur EV, Emiten TRON Siap Garap SPKLU
-
Anak Usaha Emiten ELSA Mulai Bisnis Energi Rendah Karbon Lewat Green Terminal
-
Ingat! Maskapai Wajib Beri Diskon Tiket Pesawat saat Mudik
-
Mengapa Antam dan PTBA Ditempeli Status Persero Lagi?
-
Harga Cabai Naik Jelang Ramadhan, Mendag Salahkan Hujan
-
Siap-siap! Purbaya Pastikan THR ASN Rp 55 Triliun Cair Minggu Pertama Puasa
-
Harga Daging Ayam Naik Jelang Ramadan, Ini Alasan Mendag
-
LENSA Invoice Material Jadi Langkah Strategis Telkom Akses Perkuat Tata Kelola Digital