- PT TRON secara resmi menambah lini bisnis infrastruktur kendaraan listrik mencakup SPBKLU dan SPKLU berdasarkan persetujuan RUPSLB di Jakarta.
- Langkah strategis ini bertujuan meraih pendapatan berulang sekaligus memperkuat komitmen TRON dalam ekosistem kendaraan listrik nasional.
- RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris, termasuk pengangkatan Thomson E Batubara sebagai Komisaris Independen baru.
Suara.com - PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) menambah lini bisnis baru di bidang Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta. Dalam rapat itu, pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan terkait maksud dan tujuan serta kegiatan usaha.
Langkah ini menandai ekspansi strategis TRON ke sektor infrastruktur kendaraan listrik, sejalan dengan tren energi hijau dan percepatan adopsi electric vehicle (EV) di Indonesia.
Ekspansi usaha tersebut telah melalui penilaian independen oleh Kantor Jasa Penilai Publik dan dilaksanakan sesuai ketentuan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait perubahan kegiatan usaha.
Dengan masuk ke bisnis SPBKLU dan SPKLU, TRON membidik peluang recurring revenue dari layanan pengisian daya dan penukaran baterai kendaraan listrik. Perseroan juga menegaskan komitmennya membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi di Tanah Air.
Direktur Utama TRON, David Santoso, mengatakan hasil RUPSLB hari ini menegaskan kesiapan TRON untuk melangkah lebih jauh dalam mendukung transformasi infrastruktur kendaraan listrik nasional.
"Dengan dukungan unit usaha baru di bidang SPBKLU dan SPKLU serta penguatan struktur kepemimpinan, kami optimis dapat terus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemegang saham," ujarnya yang dikutip Rabu (18/2/2026).
Selain menyetujui ekspansi bisnis, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan kembali anggota Direksi serta perubahan susunan Dewan Komisaris.
Rapat menerima pengunduran diri Noerman Taufik sebagai Komisaris Independen dan mengangkat Thomson E Batubara sebagai Komisaris Independen yang baru.
Baca Juga: Bisnis Bukalapak yang Kian 'Abu-abu'
Berikut daftar susunan Komisaris dan Direksi TRON yang baru:
Komisaris
- Komisaris Utama: Mirza Whibowo Soenarto
- Komisaris Independen: Thomson E. Batubara
Direksi
- Direktur Utama: David Santoso
- Direktur: Rudy Budiman
- Direktur: Wendy Jolanda Waas
- Direktur: Sultan Satria
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
Terkini
-
Anak Usaha Emiten ELSA Mulai Bisnis Energi Rendah Karbon Lewat Green Terminal
-
Ingat! Maskapai Wajib Beri Diskon Tiket Pesawat saat Mudik
-
Mengapa Antam dan PTBA Ditempeli Status Persero Lagi?
-
Harga Cabai Naik Jelang Ramadhan, Mendag Salahkan Hujan
-
Siap-siap! Purbaya Pastikan THR ASN Rp 55 Triliun Cair Minggu Pertama Puasa
-
Harga Daging Ayam Naik Jelang Ramadan, Ini Alasan Mendag
-
LENSA Invoice Material Jadi Langkah Strategis Telkom Akses Perkuat Tata Kelola Digital
-
Sepanjang 2025, TJSL PLN Peduli Jangkau Lebih dari 700 Ribu Penerima Manfaat di Seluruh Indonesia
-
Petani Sawit Protes Penyitaan Kebun oleh Satgas PKH, Regulasi Diabaikan
-
Klarifikasi Menkeu Purbaya usai Bea Cukai Sita Bantuan Bencana Sumatra dari Diaspora