Suara.com - Beyonce Knowles Carter menjadi artis yang paling banyak menerima penghargaan dan dinominasikan dalam sejarah Grammy. Dia menjadi wanita kulit hitam pertama yang memenangkan Grammy untuk lagu musik country sejak Pointer Sisters menang dalam kategori serupa pada tahun 1975.
Apalagi, Beyonce mengawali dengan baik dengan membawa pulang penghargaan untuk penampilan duo/grup country terbaik untuk "II Most Wanted" bersama Miley Cyrus. Lantas berapa kekayaan yang diraup olehnya?
Dilansir dari Forbes, pada tahun 2024, kekayaan bersih Beyoncé mencapai 760 juta dollar AS atau sekitar Rp 12 triliun. Kekayaan bersihnya yang hampir mencapai satu miliar dolar berasal dari hampir tiga dekade sebagai penyanyi solo, tujuh album solo, mantan lini pakaian Ivy Park, dan seterusnya.
Dari semua usaha Beyoncé yang menghasilkan uang, penjualan album dan turnya adalah yang paling banyak. Termasuk waktunya bersama Destiny's Child, Beyoncé telah bekerja di industri hiburan selama hampir empat dekade.
Penyanyi "If I Were a Boy" ini telah membuat sembilan album studio, tiga album kompilasi, lima album live, dan satu album soundtrack. Ia telah merilis 61 singel sebagai artis utama, 13 singel promosi, 17 singel sebagai artis unggulan, dan enam singel amal.
Menurut Recording Industry Association of America (RIAA), Beyoncé telah menjual lebih dari 114 juta singel di AS saja. Dan dia dilaporkan telah menjual sekitar 200 juta rekaman di seluruh dunia.
Meskipun tidak ada angka pasti tentang berapa banyak yang diperoleh bintang itu dari album-albumnya, kita tahu bahwa tur-turnyalah yang benar-benar menghasilkan banyak uang.
Menurut Variety, Renaissance World Tour-nya sendiri menghasilkan 579 juta dollar AS di seluruh dunia, dengan 2,7 juta penggemar yang hadir di 56 tanggal di 39 kota.
Selama tur ini, pertunjukannya di Stadion MetLife New Jersey menjadi konser terlaris oleh seorang artis wanita dalam sejarah, menghasilkan lebih dari $16,5 juta, menurut Chart Data. Ini terjadi hanya beberapa tahun setelah dia memecahkan rekor tur terlaris oleh orang kulit hitam pada tahun 2016, dengan Formation World Tour-nya yang menghasilkan 256 juta dollar AS.
Baca Juga: Bisnis yang Manis Dihadirkan Cokelat nDalem Sebagai BRI UMKM EXPO(RT) 2025
Berita Terkait
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
7 Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein yang Picu Skandal Epstein Files
-
Kekayaan Jokowi dan Sri Mulyani yang Namanya Muncul di Epstein Files
-
Berapa Kekayaan Jeffrey Epstein yang Jadi Biang Kerok Epstein Files?
-
Deretan Kendaraan Mewah Habib Bahar, Kini Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto