Suara.com - Laporan Keuangan PT Timah selama tiga tahun 2021 - 2024 menjadi sorotan setelah kasus korupsi di perusahaan tersebut yang menyeret nama suami Sandra Dewi, Harvey Moeis dan video viral pegawai PT Timah yang dianggap sombong dan menghina tenaga honorer.
Menarik disimak, bagaimana kinerja BUMN tersebut sehingga sang pegawai sangat percaya diri. Terlebih, yang bersngkutan dianggap sangat jumawa memamerkan asuransi yang disediakan tempatnya bekerja.
Sebelumnya, PT Timah Tbk mencuri perhatian karena korupsi yang merugikan negara hingga Rp300 triliun.
Kerugian ini dirincikan sebagai kerugian atas kerja sama PT Timah Tbk dengan smelter swasta sebesar Rp2,285 triliun; kerugian atas pembayaran bijih timah kepada mitra PT Timah Tbk sebesar Rp26,649 triliun; dan kerugian lingkungan sebesar Rp271,1 triliun.
Sementara itu, pendapatan PT Timah tiga tahun seperti yang dikutip dari laman resmi perusahaan, secara berturut – turut adalah Rp14,607 miliar (2021), Rp 12,504 miliar (2022), dan Rp8,392 miliar (2023). Laporan tersebut menunjukkan pendapatan PT Timah konsisten turun. Namun, perusahaan tidak meberikan data penyebab penurunan pendapatan tersebut.
Rilis terbaru untuk semester I – 2024 pada Juli tahun lalu kondisi pasar logam dunia memberikan dampak yang positif terhadap pendapatan PT Timah.
Harga logam timah London Metal Exchange (LME) melonjak di semester I-2024 dan ditutup di harga USD33.000 per metrik ton pada akhir Juni 2024. Sementara, produksi timah dunia mengalami penurunan yang diakibatkan oleh terbatasnya pasokan logam timah dari Indonesia, Myanmar dan Republik Demokratik Kongo ditengah ketidakpastian kondisi ekonomi dan politik global yang masih berlanjut mendorong kenaikan harga logam timah.
Berdasarkan CRU Tin Monitor, produksi logam timah dunia di semester I-2024 diperkirakan turun 6,7% (YoY) menjadi 169.800 ton. Sementara, persediaan timah di gudang LME pada akhir Juni 2024 berada di posisi 4.770 ton, turun 36% dari awal tahun 2024 di posisi 7.450 ton.
Kondisi tersebut berdampak baik bagi perseroan sehingga berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 2570% menjadi Rp434,48 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau 151% dari target yang sudah ditentukan Perseroan.
Baca Juga: Jabatan Oknum Karyawati PT Timah yang Hina Honorer, Kini Koar-koar Tak Takut Dipecat?
Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp5,21 triliun meningkat 14% dari Rp4,57 triliun di semester I-2023 ditengah kenaikan harga jual rata-rata logam timah sebesar 13% dari USD26.828 per metrik ton di semester I-2023 menjadi USD30.597 per metrik ton di semester I 2024.
D isisi lain, harga pokok pendapatan perseroan turun sebesar 4% dari Rp4,16 triliun di semester I-2023 menjadi Rp3,99 triliun di semester I-2024. Sehingga Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp688 miliar dengan pencapaian EBITDA sebesar Rp1,21 triliun atau 227% dari semester I-2023.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Singgung Korupsi usai Karyawan PT Timah Viral, Masa Lalu Rieke Diah Pitaloka Diungkit Publik
-
Khawatir Korupsi, BPOM Minta KPK Awasi Penerbitan Jutaan Sertifikasi Obat
-
Viral Pegawai PT Timah Hina Honorer, Berapa Gajinya di BUMN?
-
Rajai Trending Usai Gas Elpiji 3 Kg Langka, Publik Temukan Kemiripan Bahlil Lahadalia dan Gibran: Matanya Kok Sama..
-
Jabatan Oknum Karyawati PT Timah yang Hina Honorer, Kini Koar-koar Tak Takut Dipecat?
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Bisa Dibeli Hari Ini, Simak Jadwal Lengkapnya
-
Promo Tiket Pesawat Pelita Air Periode 1-28 Februari 2026
-
Daftar Website Freelance 2026 dengan Gaji Dolar
-
Rincian Gaji dan Skema Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG Makan Bergizi Gratis
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare