Suara.com - Pemanfaatan teknologi di sektor pendidikan bukan sekadar alat bantu, tetapi menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendidik. Tuntutan ini yang disolusikan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui produk inovatifnya, Antares Eazy. Telkom menempatkan Antares Eazy sebagai salah satu produk unggulan dalam mendukung keamanan cerdas di rumah, tempat usaha, termasuk di sektor pendidikan.
Antares Eazy mengintegrasikan IP Camera berteknologi Artificial Intelligence (AI) yang dirancang khusus untuk mendeteksi dan mencegah kejadian seperti bullying di lingkungan sekolah, serta mengoptimalkan fasilitas sekolah secara berkelanjutan. Dengan teknologi ini, sekolah maupun perguruan tinggi dapat mendeteksi perilaku bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah secara otomatis dan lebih efisien.
Pengawasan secara konvensional yang hanya mengandalkan staf atau petugas keamanan kerap kali kurang memadai, terutama di lingkungan sekolah yang luas dengan ratusan anak didik. Tanpa memanfaatkan teknologi yang dapat mendeteksi bullying secara otomatis, risiko kejadian serupa di sektor pendidikan tetap tinggi dan sulit untuk dicegah.
Keunggulan utama IP Camera dari Antares Eazy, yaitu algoritma cerdas yang dapat meningkatkan pengawasan dengan mengenali perilaku tidak biasa. Kamera ini memiliki kapabilitas untuk mendeteksi kerumunan, kemudian memberi notifikasi langsung ke pihak sekolah untuk segera menindaklanjuti.
“Antares Eazy dari Telkom hadir sebagai solusi inovatif untuk mendukung keamanan cerdas di sektor pendidikan. Kami percaya bahwa teknologi AI tidak hanya sekadar mendukung efisiensi, namun juga menciptakan lingkungan yang kondusif melalui kemampuannya dalam mendeteksi bullying,” ujar EVP Digital Business and Technology Telkom Komang Budi Aryasa.
Lebih lanjut, fitur video analytics yang ada di IP Camera Antares Eazy dapat mengidentifikasi area-area di sekolah yang membutuhkan perhatian. Sistem cloud recording pada IP Camera Antares Eazy turut memudahkan akses ke rekaman video, tanpa memerlukan perangkat penyimpanan lokal yang mahal. Pihak sekolah memiliki akses kapanpun ke data rekaman, sehingga dapat menganalisis pola-pola aktivitas di lingkungan sekolah untuk merancang strategi keamanan yang lebih efektif.
Selain itu, fitur AI Employee Presence dari Antares Eazy mendukung monitoring kehadiran staf dan tenaga pengajar secara akurat, sekaligus memastikan bahwa seluruh staf hadir tepat waktu dan bertanggung jawab atas perannya masing-masing.
IP Camera Berbasis AI Antares Eazy Tingkatkan Keamanan Sekolah
Dengan solusi berbasis AI, Antares Eazy berkomitmen mendukung sekolah-sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan terbebas dari ancaman bullying, salah satunya melalui sosialisasi pada kegiatan “Indonesia Digital Learning for Great Teacher” yang digelar Telkom dan Pijar. Dalam kegiatan ini, lebih dari 550 guru dari seluruh Indonesia diberikan pemahaman seputar manfaat teknologi IP Camera berbasis AI dari Antares Eazy, sebagai solusi untuk mendeteksi bullying dan menjaga keamanan sekolah secara proaktif.
Baca Juga: Saingi ChatGPT dan DeepSeek, India Siap Kembangkan Model AI Terbaru
Telkom menegaskan kepeduliannya terhadap masa depan generasi muda Indonesia dengan menyediakan teknologi yang relevan dengan kebutuhan keamanan dan kenyamanan pengguna. Salah satunya adalah Antares Eazy yang dapat memberikan pengawasan optimal, sekaligus juga membantu sekolah mengelola lingkungan mereka secara berkelanjutan. Informasi lebih lengkap mengenai Antares Eazy dapat dilihat di tautan berikut ini https://leaptelkom.me/AntaresEazyIPCameraAI.
Berita Terkait
-
Program GoZero Telkom Raih Penghargaan ESG Sustainability Ratings 2025
-
Fokus Solusi Keamanan Digital, Telkom Gandeng Thales Siap Kembangkan Smart City di Indonesia
-
Inverter AC Ini Berteknologi AI, Bikin Hemat Listrik
-
Deretan Fitur AI di Vivo X200 dan X200 Pro, Ini Cara Pakai dan Fungsinya
-
LMC 2025 Bahas Nasib Media Lokal di Tengah Tantangan Bisnis yang Tak Menentu
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi
-
Margin Fee Bulog Naik Jadi 7 Persen, Rizal: Bisa Tambah Semangat dan Kinerja Perusahaan
-
Danantara Borong Investasi dari Yordania di Ajang WEF
-
Klaim Polis Tak Lagi Ribet, IFG Life Tingkatkan Layanan Digital dan Tatap Muka
-
Beroperasi 56 Tahun, Pelita Air Fokus Penguatan Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan
-
Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Bahlil Anggap Target Lifting Minyak 1,6 Juta Barel Mustahil
-
Jelang Ramadan, Bulog Jamin Harga Beras, Minyak, dan Gula Tak Tembus HET
-
Waspada Scam Makin Marak, Ini Modus Phishing dan Cara Lindungi Saldo Digital