Suara.com - Rupiah tampil bertenaga pada perdagangan hari ini dengan ditutup menguat terhadap Dolar AS. Hal ini imbas investor yang masih belum mencerna pengenaan tarif perdagangan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan sore ini ditutup menguat 7 point sebelumnya sempat menguat 35 poin dilevel Rp16.376 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp16.327 per dolar AS.
Sedangkan, kurs JISDOR Bank Indonesia menaruh level rupiah di pedagangan hari ini sebesar Rp16.364 per dolar AS
Pengamat Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, selain kebijakan tarif dagang komentar Bank Sentral AS atau The Fed yang membuat rupiah perkasa.
"Komentarnya menggemakan komentar dari pertemuan kebijakan Januari, di mana bank sentral mempertahankan suku bunga tetap dan mengisyaratkan sedikit niat untuk memangkas suku bunga lebih lanjut dalam waktu dekat. Ketua Fed akan bersaksi di hadapan Kongres pada hari Rabu, di mana ia kemungkinan akan ditanyai tentang dampak kebijakan Trump terhadap ekonomi dan inflasi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (12/2/2025).
Dari dalam negeri, Ibrahim melihat, perekonomian Indonesia di kuartal I 2025 diperkirakan tetap stabil dengan pertumbuhan sekitar 4,98 persen hingga 5 persen. Salah satu faktor pendorong utamnaya adalah konsumsi domestik dan investasi.
"Ekonomi domestik perlu diperkuat agar bisa memitigasi dampak yang ditimbulkan dari faktor eksternal," kata dia.
Ibrahim melanjutkan, dukungan kebijakan untuk kelas menengah, juga penting untuk memperkuat ekonomi Konsumsi masih cenderung flat, terbukti dari kondisi net bank balance masih negatif. Ini menunjukkan bahwa konsumen telah menghabiskan tabungan mereka untuk mempertahankan tingkat konsumsi saat ini, yang tidak bisa berlangsung terus-menerus.
"Fenomena ini terjadi khususnya di rumah tangga kalangan menengah ke bawah," pungkas dia.
Baca Juga: Rupiah Bisa Perkasa Lawan Dolar AS Hari Ini Gegara The Fed
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
Harga Beras SPHP Akan Dipatok Sama Rp 12.500/Liter di Seluruh Wilayah RI
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
DJP Kemenkeu Berhentikan Sementara Pegawai Pajak Terjaring OTT KPK
-
Pegawai Pajak Kena OTT KPK, Purbaya: Kami Bantu Dari Sisi Hukum, Tak Akan Ditinggal
-
Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
Menuju Kedaulatan Energi, RDMP Balikpapan Jadi Andalan ESDM Stop Impor BBM
-
374.839 Pohon Ditanam PNM, Jejak Nyata Hijaukan Negeri di Hari Gerakan Satu Juta Pohon
-
BEI Bidik Empat Emiten Sekaligus, Status UMA Melekat pada Saham-saham Ini