Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menemukan banyak kejanggalan dalam penjualan LPG 3 kg. Salah satunya, menjual harga LPG 3 kg di atas harga eceran tertinggi (HET).
Menurut dia, sebenarnya pemerintah telah memberikan subsidi yang membuat harga LPG 3 kg menjadi Rp4.250/kg. Sebab, harga impor dari Saudi Aramco itu berkisar Rp16.000-Rp17.000/kg.
"Negara subsidi Rp 12.000 minimal sampai Rp 12.500 per kilogram. Jadi satu tabung LPG 3 kilo itu kita subsidi kurang lebih sekitar Rp 36.000. Idealnya harga ini sampai di rakyat tidak lebih Rp 16.000," ujar Bahlil di Hotel Shangri-La Jakarta, seperti yang dikutip, Kamis (20/2/2025).
Akan tetapi, yang terjadi di masyarakat harga LPG 3 kg dipermainkan hingga mencapai Rp25.000-Rp30.000/tabung. Sehingga, hal ini sangat jauh dibandingkan HET Rp16.000/tabung.
"Jadi kita ini mengambil hak rakyat, suruh rakyat bayar lebih gitu loh. Ya saya sebagai mantan orang miskin dan dibesarkan dalam keluarga yang susah nggak rela ini terjadi," kata dia.
Selama ini, Ketua Umum Partai Golkar ini bilang, pemerintah selalu menahan harga LPG 3 kg agar tidak naik. Bahkan, nilai subsidinya bisa setiap tahun mengalami kenaikan.
"Subsidi Rp 80 triliun, Rp 84 triliun, Rp 87 triliun. Tahun 2023 itu Rp 87 triliun. Dan untuk LPG ini sejak 2007 diterapkan sampai sekarang harganya nggak naik-naik. Jadi harga yang kita kasih ke masyarakat itu hanya Rp 4.250 per kilogram," kata dia.
Bahlil menambahkan, pemerintah terpaksa melakukan impor LPG setiap tahun, karena produksinya tidak mencukupi kebutuhan di dalam negeri.
"Nah terkait dengan ini tidak ada cara lain. Kita harus membangun industri dalam negeri, siapa yang punya wilayah kerja yang C3, C4 daripada gas itu yang bisa kita konversi untuk menjadi LPG. Kalau tidak kita bangun jargas," pungkas dia.
Baca Juga: Menteri Bahlil Buka-bukaan Soal Reshuffle Kabinet, Menteri Ekonomi Kena?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Impor BBM 2026 untuk SPBU Swasta Dibuka, Kuota Siapa Paling Besar?
-
Bocoran dari Bos BEI, Ada Perusahaan Konglo Mau IPO Tahun 2026
-
Menperin Pede Industri Manufaktur Bisa Tumbuh di Atas 5% Meski Ekonomi Global Gonjang-Ganjing
-
YLKI Nilai Skema Tadpole di Pindar Picu Risiko Gagal Bayar Meningkat
-
IHSG Cetak Sejarah Lagi, Melesat ke Level 9.100
-
FSRU Lampung Resmi Beroperasi 2026, PGN LNG Siap Pasok Gas JawaSumatera
-
Di Tengah Penyelesaian Serah terima Hunian, Meikarta Mulai Hidupkan Kawasan Sekitar
-
BPH Migas Bongkar Pengelewengan BBM Subsidi di Lhokseumawe Aceh
-
Ketika Kas Negara Tekor Rp 695 Triliun, Apa Urusannya dengan Anda?
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD