Suara.com - PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) mendukung program Asta Cita Pemerintah Indonesia, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPP mendukung pemenuhan gizi anak sekolah.
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengungkapkan melalui Rebuild Tomorrow Project PP berupaya menghadirkan inisiatif yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan anak-anak.
"Program Bekal PPintar bukan hanya tentang membagikan makanan, tetapi tentang memastikan anak-anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan meraih prestasi," ujar Joko seperti dikutip, Senin (24/2/2025).
Adapun, PTPP mendistribusikan 328 paket makanan bergizi di SD 06 Pagi Cilincing, Jakarta Utara, dan Pondok Pesantren Darud Da’wah Wal Irsyat, Tarakan, Kalimantan Utara atau tepatnya pada lokasi sekitar proyek operasional PTPP.
Sebanyak 156 paket diberikan kepada anak yatim dan yatim piatu di SD 06 Pagi Cilincing, sementara 172 paket lainnya dibagikan kepada murid dan pengurus Pondok Pesantren Darud Da’wah Wal Irsyat. Program ini akan selanjutnya akan dijalankan secara bergulir di lokasi lainnya.
Program ini tidak hanya sebatas pemberian makanan, tetapi menjadi bagian dari komitmen PTPP dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam aspek Quality Education, No Poverty, dan Partnership for the Goals.
Sejalan dengan upaya pemerintah, PTPP turut berperan dalam memastikan kecukupan gizi anak-anak sekolah sebagai fondasi untuk meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar mereka.
Lebih jauh dijelaskan Joko pihaknya akan terus memperluas program-program serupa untuk menciptakan generasi penerus yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Baca Juga: Gelar Diskon, Emiten BELI Genjot Penjualan Jelang Ramadan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern
-
Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global
-
Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja
-
FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia
-
Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026
-
Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026
-
Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026
-
Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
-
OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE
-
Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit