Suara.com - Industri asuransi di Indonesia terus berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perlindungan finansial.
Untuk itu, dalam hal menilai dan memilih perusahaan asuransi yang terpercaya terdapat beberapa indikator yang harus diperhatikan.
Pertama, stabilitas keuangan sangatlah krusial, di mana hal ini menilai kemampuan perusahaan asuransi membayar klaim nasabah. Kedua, transparansi produk dan layanan perusahaan yang menunjukkan kredibilitasnya.
Ketiga reputasi dan rekam jejak perusahaan. Perusahaan asuransi berkualitas umumnya memiliki sejarah berkiprah di industri yang cukup panjang dan dikenal dengan keandalan mereka.
Ketiga indikator ini dapat masyarakat ketahui dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan, penghargaan yang telah diraih, serta informasi yang tertera secara umum di kanal-kanal komunikasi perusahaan tersebut.
Salah satu perusahaan yang menunjukkan indikator perusahaan asuransi berkualitas adalah PT Avrist Assurance.
Baru-baru ini, Avrist Assurance meraih beberapa penghargaan bergengsi dalam industri asuransi di kuartal pertama tahun 2025. Penghargaan tersebut mencakup Investortrust “Best Unit Link Awards 2025”, Warta Ekonomi “Indonesia Sharia & Halal Top Brand Awards 2025”, serta Media Asuransi “Unit Link Awards 2025”.
Pada 25 Februari 2025, Avrist menerima Best Unit Link Awards 2025 dari Investortrust yang bekerja sama dengan Invofesta Utama. Terdapat 4 penghargaan yang diraih untuk kategori Pasar Uang IDR Konvensional dan Pasar Uang Syariah dengan periode tiga, lima, dan tujuh tahun. Penilaian penghargaan ini didasarkan pada beberapa indikator, termasuk Total Return, Modified Sharpe Ratio, dan Downside Risk.
Di hari yang sama, Avrist juga meraih penghargaan Indonesia Best Sharia Business Unit of Life Insurance 2025 Providing Product in Life Protection through Beneficial Provision to Dynamic Future kategori Sharia Business Unit of Life Insurance dari Warta Ekonomi Group atas perannya dalam layanan asuransi berbasis syariah.
Baca Juga: Klub Liga 1 Makin Aman, Teknologi Berantas Produk Palsu Sudah Diluncurkan
Selain itu, Media Asuransi menganugerahkan dua Unit Link Awards kategori Pasar Uang Syariah atas Produk Avrist Link Syariah Cash IDR Fund dan kategori Campuran Syariah atas Produk Avrist Link Syariah Balanced IDR Fund, yang diumumkan pada 4 Maret 2025.
Presiden Direktur Avrist, Simon Imanto, menegaskan bahwa penghargaan yang diraih merupakan bukti nyata dari komitmen perusahaan dalam memberikan produk dan layanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, apresiasi yang diterima dari berbagai lembaga independen menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memberikan yang terbaik.
“Baik melalui inovasi produk maupun pengembangan pelayanan, apresiasi ini menjadi motivasi kami untuk memperkuat komitmen kami dalam memberi yang terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Simon. ***
Tag
Berita Terkait
-
Mau Tajir Mendadak? Ini 5 Bisnis Ramadan yang Selalu Laris Manis!
-
Apa Itu Bisnis Aplikasi Software as a Service (SaaS) dan Contohnya
-
Fujifilm Kian Getol Rambah Bisnis di Industri Kesehatan
-
7 Strategi Jualan di TikTok Raih Cuan untuk Bisnis Toko Online, Tak Hanya Live Streaming
-
7 Cara Buka Toko Online bagi Pemula: Riset Pesaing hingga Media Sosial, Bukan Asal Modal Besar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan
-
Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah
-
Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?
-
Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II
-
METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru
-
Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain
-
Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah
-
Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks