Suara.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri membeberkan proses hukum dugaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang yang mendera anak usaha PT Pertamina Patra Niaga.
Dirinya mengaku, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita barang bukti yang menjadi dasar hukum dalam kasus korupsi.
Adapun barang bukti yang disita diantaranya, dokumen, laptop, hingga handphone. Barang bukti ini telah disita selama pemeriksaan sebelumnya.
"Sudah ada beberapa barang bukti yang dikumpulkan oleh pihak Kejaksaan Agung, antara lain dokumen-dokumen, laptop, handphone, alat komunikasi itu sudah berlangsung pada saat pemeriksaan sebelumnya," ujar Simon dalam konferensi pers di Grha Pertamina, Jakarta yang dikutip, Selasa (4/3/2025).
Dia menyebut, Pertamina akan menyerahkan proses kasus hukum kepada Kejagung. Bahkan, jika memang butuh bukti-bukti baru, perusahaan minyak milik negara ini siap merelakan.
"Jadi kalau misalnya nanti dalam perjalanan dibutuhkan tambahan lagi tentunya kami sangat menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan sangat menghormati Kejaksaan Agung," kata Simon.
Simon akhirnya keluar ke publik, setelah huru-hara hebohnya BBM Oplosan. BBM oplosan ini heboh, setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) mengumumkan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah.
Dia billang kasus korupsi tersebut ikut memukul manajemen, serta menjadi ujian besar bagi perusahaan minyak milik negara itu.
"Pada kesempatan ini, saya, Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir ini," ucap dia.
Baca Juga: Emas Batangan & Uang Tunai Rp626 Miliar Disita, Mantan PM Malaysia Terjerat Korupsi
Simon juga menyadari bahwa adanya isu BBM oplosan membuat resah masyarakat. Namun dirinya, berusaha akan bekerja keras untuk menghadirkan kualitas BBM yang dijajakan ke masyarakat.
"Kami juga meyakini dan sangat menyadari bahwa kejadian yang kemarin sangat membuat resah di masyarakat. Namun komitmen kami di sini, kami bekerja keras untuk terus menghadirkan produk dan kualitas dari Pertamina yang tentunya sudah sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh Ditjen Migas Kementerian ESDM," beber dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI