- Pendapatan bunga dan syariah bersih naik 6,12% menjadi Rp101,75 triliun dari sebelumnya Rp95,89 triliun
- Pendapatan dari komisi (fee-based income) melonjak 15,32% ke Rp23,64 triliun dari Rp20,50 triliun
- Penyaluran Kredit Tumbuh Pesat
Hingga akhir 2024, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit senilai Rp1.623,21 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup tinggi, yaitu 19,37% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1.359,83 triliun.
Bank Mandiri juga berhasil meningkatkan kualitas kreditnya, yakni rasio kredit bermasalah (NPL gross) turun dari 1,02% menjadi 0,97%, NPL net berada di level 0,33% per Desember 2024. Sementara, dari sisi pendanaan, Bank Mandiri berhasil menghimpun dana masyarakat (DPK) sebesar Rp1.698,9 triliun. Jumlah ini meningkat 7,73% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp1.576,95 triliun.
Dengan kinerja yang solid di berbagai lini bisnis ini, Bank Mandiri semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia. Peningkatan pendapatan dan penyaluran kredit yang signifikan menunjukkan bahwa bank ini terus berkembang dengan baik meskipun di tengah tantangan ekonomi global.
Berita Terkait
-
RUPST BRI 2025: Laba Bersih Rp60,15 Triliun dan Pembagian Dividen Rp51,73 Triliun
-
Bank BRI Tebar Dividen Jumbo Rp 51,74 Triliun
-
Bank Mandiri Taspen Libatkan 380 Ribuan Nasabahnya dalam Program Tiga Pilar Mantap
-
Optimalkan Sistem Daur Ulang dan Akses Air Bersih, Bank Mandiri Dukung SDGs
-
Panduan Mudah Top Up OVO di Bank Mandiri, BCA dan BRI
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
-
Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI