Suara.com - Saat Anda membeli sertifikat tanah, Anda harus membuat Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah epemilikan yang membuktikan Anda sebagai pemilik tanah tersebut secara resmi. Setelah selesai dibuat, sertifikat tersebut akan berisi luas area tanah dan bangunan yang Anda miliki.
SHM merupakan surat kepemilikan tertinggi atas tanah dan bangunan di Indonesia. Pemegang SHM dapat memiliki hak penuh atas tanah dan bangunan, tanpa batas waktu.
Jika dulu memeriksa SHM minimal harus ke Kantor Kepala Desa, sekarang di era digital, semua orang bisa cek SHM tanah dan rumah secara online. Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah dan rumah bisa diperiksa statusnya secara online melalui website Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (KemenATR/BPN) di Bhumi ATR/BPN.
Kepemilikan SHM berkaitan dengan kepastian hukum seseorang untuk mendirikan bangunan di atas tanah terkait. Agar setiap orang dapat memeriksa status SHM tanah dan rumah, disediakan fasilitas cek secara online.
Cek SHM Tanah dan Rumah Online Melalui Website Bhumi.ATRPBN.GO.ID
Situs Bhumi merupakan situs yang dirancang oleh Kementerian ATR/BPN untuk meningkatkan dan memudahkan masyarakat dalam menjelajahi data Geospasial melalui Peta interaktif dan inovatif. Situs ini dibangun berdasarkan framework sumber terbuka.
Layanan situs ini terintegrasi dengan geoportal ATLAS sebagai platform penyimpanan data geospasial yang dikelola oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.
Berikut cara cek SHM tanah dan rumah online melalui website Bhumi.ATRPBN.GO.ID.
1. Buka link https://bhumi.atrbpn.go.id/peta
2. Setelah terbuka laman, klik symbol kaca pembesar bertanda halus.
3. Klik pencarian bidang. Akan terbuka sebuah formulir.
4. Pilih kabupaten/kota dan Desa/Kelurahan. Masukkan juga nomor identifikasi bidang elektronik (NIBEL) untuk menemukan bidang tanah.
5. Kalau sudah diisi, klik "Cari Bidang".
6. Informasi terkait bidang tanah yang Anda cari pun akan muncul.
Link Bhumi ATR BPN di atas dibuat dengan tujuan memudahkan masyarakat mendapatkn akses terhadap data spasial yang bersifat toritatif bagi masyarakat, pemerintahan, dan juga Lembaga lainnya.
Cek SHM Tanah dan Rumah Online Melalui Aplikasi Sentuh Tanahku
Selain melalui website di atas, Anda bisa cek SHM tanah dan rumah online melalui aplikasi Sentuh Tanahku, berikut cara-caranya:
1. Unduh aplikasi Sentuh Tanahku dari App Store atau Google Play Store.
2. Daftarkan diri dengan email dan login menggunakan akun yang sudah dibuat.
3. Pilih menu "Cek Berkas BPN Online".
Berita Terkait
-
Skandal Pagar Laut: Polri Usut Korupsi di PIK 2, Bekasi, dan Deli Serdang! Siapa Selanjutnya?
-
Cek Fakta: Sertifikat Elektronik Cara Mafia Ambil Tanah Masyarakat
-
Investigasi Kasus Pagar Laut Rampung, Siapa Saja Oknum Pegawai ATR/BPN yang Terlibat?
-
Pemilik Pagar Laut Bekasi Minta Maaf, Aguan Kapan?
-
Periksa Kades Kohod Soal Dugaan Pemalsuan Ratusan SHGB dan SHM di Lokasi Pagar Laut, Bareskrim Dapat Informasi Ini
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ
-
Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung
-
BAT Indonesia Kembali Raih Penghargaan HR Asia Awards, 10 Tahun Berturut-turut
-
KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon