Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan langkah nyata terhadap prinsip keberlanjutan dengan menggelar acara bertajuk "Advancing ESG Trends in Transportation for a Better Planet".
Acara ini menjadi bagian dari agenda triwulanan Sustainability KAI dan menandai langkah konkret perusahaan dalam mendorong penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor transportasi nasional.
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam sambutannya menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar konsep, melainkan fondasi masa depan transportasi.
“Kami percaya bahwa transportasi yang berkelanjutan adalah kunci masa depan bumi. Melalui berbagai inisiatif seperti daur ulang seragam, konservasi energi dan air, hingga penguatan komunitas Sustainability for Our Future (SOF), KAI ingin menjadi agen perubahan untuk Indonesia yang lebih hijau,” tegas Didiek ditulis Rabu (23/4/2025).
Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah peluncuran inisiatif strategis: Uniform Recycling and Energy Conservation Initiative serta Website Sustainability KAI.
Inisiatif ini secara simbolis diresmikan oleh jajaran direksi KAI, yakni Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana John Robertho, Direktur Niaga Hadis Surya Palapa, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Salusra Wijaya, Direktur SDM dan Umum Rosma Handayani, serta Direktur Operasi Awan Hermawan Purwadinata.
Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI John Robertho menjelaskan bahwa program daur ulang seragam merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mengelola limbah tekstil sekaligus mendukung ekonomi sirkular.
“Salah satu transformasi penting yang kami dorong adalah mengubah barang sisa operasional menjadi produk bernilai guna. Seragam bekas pegawai kini bisa diolah menjadi peredam suara atau produk fesyen berkelanjutan. Ini bukan sekadar program, tetapi bagian dari budaya baru di tubuh KAI,” ujarnya.
Dukungan terhadap langkah KAI juga datang dari berbagai pihak. Sustainable Infrastructure Project Leader WWF Indonesia, Oki Hadian Hadadi atau akrab disapa Kang Oki menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
Baca Juga: Begini Nasib Merger KAI-INKA, Keputusan Kini Ada di Danantara
“Langkah progresif KAI ini sangat strategis dan bisa menjadi tolok ukur bagi BUMN lain dalam menyusun peta jalan keberlanjutan yang konkret,” kata Kang Oki.
Seminar nasional yang menjadi bagian dari rangkaian acara juga menghadirkan pembicara inspiratif seperti Ketua Dewan Penasihat Social Investment Indonesia Jalal, dan Puteri Indonesia Lingkungan 2018 Vania Herlambang.
Jalal menekankan bahwa ESG adalah kerangka strategis yang akan menentukan daya tahan perusahaan dalam jangka panjang. Dan KAI memiliki peran penting dalam implementasi ESG.
“Transportasi memiliki peran penting dalam mengurangi emisi karbon. Maka, perusahaan seperti KAI harus tampil sebagai pelopor perubahan,” ujarnya.
Sementara itu, Vania Herlambang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan keberlanjutan sebagai gaya hidup.
“Kita bisa memulai dari langkah sederhana menghemat listrik, tidak menyisakan makanan, dan memilih transportasi publik yang ramah lingkungan seperti kereta api. Semua ini akan berdampak besar bila dilakukan bersama,” tuturnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM