Sentimen ini dipicu oleh ekspektasi bahwa tekanan inflasi global mulai mereda, yang berpotensi membuat The Fed mengambil kebijakan moneter yang lebih akomodatif pada paruh kedua tahun ini.
Meskipun pertumbuhan konsumsi rumah tangga domestik masih lemah dan investasi swasta tertahan oleh suku bunga yang tinggi serta ketidakpastian global, pelaku pasar di Indonesia mulai mengantisipasi adanya pemulihan ekonomi pada semester kedua tahun ini. Hal ini tercermin dari aliran dana asing yang masih masuk ke pasar saham, menunjukkan kepercayaan terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depan.
Secara keseluruhan, kondisi pasar global saat ini diwarnai oleh ketidakpastian yang bersumber dari kebijakan perdagangan AS dan antisipasi terhadap langkah The Fed. Sementara itu, pasar Indonesia menunjukkan resiliensi dengan penguatan IHSG, didukung oleh sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah dan harapan pemulihan ekonomi di paruh kedua tahun ini. Perbedaan dinamika ini menyoroti kompleksitas sentimen investor di berbagai belahan dunia dalam menghadapi tantangan ekonomi global saat ini.
Berita Terkait
-
Pramono Anung Serius Kaji IPO PAM Jaya, Targetkan Dana Segar Rp8 Triliun
-
Reli Penguatan IHSG Masih Berlangsung Hingga Akhir Perdagangan Senin, Ini Saham Pendorongnya
-
IHSG Kembali Betah di Level 6.800 pada Pembukaan Perdagangan Senin, Cek Saham Pendorongnya
-
IHSG Terus Unjuk Gigi, Diproyeksikan Bisa Menguat Hari Ini
-
IHSG Makin Mantap di Zona Hijau ke Level 6.815, Cek Saham Apa Saja yang Jadi Jagoan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu