"Efisiensi anggaran yang kontraktif seharusnya diimbangi dengan realokasi dari yang kurang produktif ke yang lebih produktif dan berdampak pada ekonomi masyarakat," ucap dia.
Ahmad juga menekankan pentingnya menjaga daya saing industri tembakau serta menciptakan kepastian pasar yang dapat menopang keberlangsungan bisnis, menjaga lapangan kerja, dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
Tembakau, tanaman dengan nama latin Nicotiana tabacum, telah lama menjadi bagian dari sejarah manusia. Berasal dari Amerika, tanaman ini menyebar ke seluruh dunia melalui perdagangan dan penjelajahan.
Daun tembakau yang dikeringkan dan difermentasi digunakan untuk berbagai keperluan, terutama rokok, cerutu, dan tembakau kunyah. Namun, di balik sejarah panjangnya, tembakau juga menyimpan kontroversi.
Kandungan nikotinnya menyebabkan adiksi, dan penggunaan tembakau dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan serius, termasuk kanker paru-paru, penyakit jantung, dan gangguan pernapasan.
Saat ini, kesadaran akan bahaya tembakau semakin meningkat, mendorong upaya pengendalian tembakau di berbagai negara. Meskipun demikian, tembakau tetap menjadi komoditas penting dengan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga
-
BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah
-
Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?
-
Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM
-
Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham
-
Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI
-
Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita
-
India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!
-
Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru
-
Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg