Suara.com - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI atau Perseroan) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Hasilnya, pemegang saham menyetujui, perombakan jajaran direksi dan komisaris perseroan.
RUPSLB menetapkan pemberhentian dengan hormat atas anggota Dewan Komisaris dan Direksi sebagai berikut: Dharmadi (Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen), Rahmat Hanafi (Komisaris), Ali Gunawan (Komisaris Independen), Abhan (Komisaris Independen), Agit Atriantio (Komisaris Independen), Pudjo Sarwoko (Direktur Human Capital & Corporate Affairs), Salusra Satria (Direktur Keuangan), Mukhtaris (Direktur Line Operation), dan Irvan Pribadi (Direktur Base Operation).
Selain itu, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo didapuk sebagai Komisaris Independen GMFI.
Selain itu, hasil RUPST dan RUPSLB pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2024, Penetapan penggunaan laba bersih Tahun Buku 2024, Penetapan tantiem Tahun Buku 2024 serta remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2025.
Sepanjang tahun 2024, GMFI mencatatkan pertumbuhan kinerja finansial yang solid dengan pendapatan usaha mencapai USD 421,22 juta, meningkat dari USD 373,2 juta di tahun sebelumnya. Perseroan juga membukukan laba bersih USD 26,90 juta, naik signifikan dibanding tahun 2023 yang sebesar USD 20,17 juta.
Kinerja tersebut ditopang oleh efisiensi biaya, peningkatan produktivitas layanan, dan penguatan segmen airframe sebagai kontributor utama pendapatan. Operating profit margin dan EBITDA juga tercatat positif, menandakan penguatan berkelanjutan dalam aspek operasional dan profitabilitas.
"Tahun 2024 adalah momen validasi arah baru GMFI. Di tengah tantangan rantai pasok dan kompetisi ketat, kami tetap mampu mencatat pertumbuhan laba dan pendapatan yang signifikan. Ini adalah hasil kerja kolektif dan strategi yang tepat sasaran," ujar Direktur Utama GMFI, Andi Fahrurrozi dalam paparan publik secara daring, Kamis (5/6/2025).
GMFI Perkuat Fondasi Operasional 2024 dengan Perluasan Pasar dan Layanan
Portofolio pelanggan GMFI juga terus bertambah dengan kontribusi pendapatan dari segmen non-afiliasi mencapai USD 102,5 juta (24,3% dari total pendapatan).
Sepanjang tahun 2024, GMFI mencatat berbagai capaian penting dalam penguatan operasional dan perluasan portofolio layanan.
Di sektor perawatan pesawat komersial, GMFI berhasil menyelesaikan lebih dari 190 proyek narrow-body base maintenance, menandai konsistensi dalam skala operasional.
Sementara itu, keberhasilan mendukung kebutuhan perawatan pesawat wide-body internasional seperti Airbus A330-900 milik Cebu Pacific dan A330-243 milik Fiji Airways turut mengukuhkan GMFI sebagai mitra strategis bagi maskapai asing di kawasan Asia Pasifik.
Di saat yang sama, GMFI juga menunjukkan pertumbuhan signifikan di sektor industri dan pertahanan. Pekerjaan pemeliharaan turbin, generator, serta lokomotif kereta menjadi tonggak diversifikasi bisnis, termasuk keberhasilan menjadi mitra lokal pertama PLN Batam untuk pekerjaan kelistrikan strategis dan diterimanya penghargaan atas kualitas pekerjaan dari PT Kilang Pertamina Internasional.
Sektor pertahanan juga menunjukkan perkembangan yang baik. Di tahun 2024, GMFI melanjutkan kerja sama dengan Kementerian Pertahanan untuk modernisasi pesawat Hercules C-130H serta menyelesaikan proyek pemeliharaan helikopter Bell 412 milik TNI Angkatan Udara.
Selain itu, GMFI juga dipercaya untuk merawat armada 737NG milik Kepolisian Republik Indonesia. Kementerian Sekretariat Negara juga turut mempercayakan perawatan total maintenance pesawat Kepresidenan di GMF.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini
-
Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut
-
Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global
-
Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga
-
Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia
-
Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%
-
IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung