Apabila auto debet gagal dan tanggal jatuh tempo sudah dekat atau sudah terlewat, jangan tunda lagi untuk melakukan pembayaran cicilan secara manual. Anda bisa melakukannya melalui:
- Teller Bank BTN: Datang ke kantor cabang BTN dan lakukan pembayaran melalui teller.
- Transfer Bank Lain: Jika Anda memiliki rekening di bank lain, Anda bisa melakukan transfer ke rekening KPR BTN Anda. Pastikan kode bank BTN benar dan masukkan nomor virtual account atau nomor rekening yang ditujukan untuk pembayaran cicilan KPR Anda (biasanya tertera di surat perjanjian KPR atau informasi cicilan).
- Mobile Banking/Internet Banking BTN: Manfaatkan fitur transfer atau pembayaran cicilan KPR yang tersedia di aplikasi mobile banking atau internet banking BTN Anda.
5. Lakukan Pengecekan Rutin Setelah Auto Debet Teratasi
Setelah masalah auto debet berhasil diatasi, jangan lengah. Lakukan pengecekan rutin pada saldo rekening Anda beberapa hari sebelum tanggal jatuh tempo. Selain itu, pantau mutasi rekening Anda setelah tanggal jatuh tempo untuk memastikan cicilan KPR Anda benar-benar terdebet.
6. Simpan Bukti Pembayaran
Apapun metode pembayaran yang Anda gunakan, selalu simpan bukti pembayaran. Baik itu struk ATM, bukti transfer mobile banking, atau slip setoran tunai. Bukti ini sangat penting sebagai arsip pribadi Anda dan bisa menjadi alat bukti jika di kemudian hari terjadi perselisihan atau kekeliruan data.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
BTN Gandeng UNEP FI, Pacu Rumah Rendah Emisi untuk Ekonomi Hijau
-
Rekomendasi 9 Mobil Bekas dengan Cicilan Rp1 Jutaan per Bulan, Ramah di Kantong
-
BTN Populerkan KPR Subsidi di Forum Keuangan Berkelanjutan Dunia
-
5 Rekomendasi HP Samsung Murah Mulai dari Rp700 Ribuan, Bisa Dicicil per Bulan!
-
KPR BTN dan KPR BCA, Mana Cicilan Rumah yang Lebih Menguntungkan?
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
Terkini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak